Thursday, June 9, 2016

Hanya Tukang Cukur, Tapi Pak Nikasius Dirgahayu Memiliki Omzet Rp. 10-15 Juta Per Bulan

Datang dari rumah ke rumah berdasarkan pesanan melalui telepon, Pak Nikasius Dirgahayu memanfaatkan juga fasilitas yang dimiliki oleh media online seperti Twitter dan Instagram untuk memperoleh pelanggan sebanyak-banyaknya. Semua itu dimulai sejak tahun 2012 dengan modal awal sebesar Rp. 2 juta.
Hanya Tukang Cukur, Tapi Pak Nikasius Dirgahayu Memiliki Omzet
Rp. 10-15 Juta Per Bulan
Sepintas tak bisa terbayang, seorang yang awalnya hanya bercita-cita menjadi tukang cukur. Saat ini, Pak Nikasius Dirgahayu telah dinyatakan sebagai Jutawan oleh berbagai media di Indonesia. Bermula dari iseng-iseng berkat dorongan teman-temannya di kuliah dan sedikit banyak mempelajari teknik mencukur melalui YouTube. Autodidak kah?

Memulai usahanya dengan modal awal sebesar Rp. 2 juta sejak tahun 2012, teman-temannya sering memanggil namanya Nick, memanfaatkan fasilitas media online seperti Twitter dan Instagram untuk memperoleh pelanggan sebanyak-banyaknya. Dia menjelaskan pula tentang sistem kerja "nick Barbership' kepada Harian Detik (01/04/2016), "Kalau saya karena jualan jasa ya sambil ngobrol, konsepnya lebih santai, jadi orang nggak cuma potong rambut selesai."

Datang dari rumah ke rumah berdasarkan pesanan melalui telepon, Pak Nikasius Dirgahayu memanfaatkan juga fasilitas yang dimiliki oleh media online seperti Twitter dan Instagram untuk memperoleh pelanggan sebanyak-banyaknya. Semua itu dimulai sejak tahun 2012 dengan modal awal sebesar Rp. 2 juta.
Hanya Tukang Cukur, Tapi Pak Nikasius Dirgahayu Memiliki
Omzet Rp. 10-15 Juta Per Bulan
Pak Nikasius Dirgahayu bersama langganannya sekaligus idola, Pak Raffi Ahmad.

Datang dari rumah ke rumah berdasarkan pesanan melalui telepon. "Dibandingkan membuka barbershop, pekerjaan yang saya jalani ini bisa lebih fleksibel. Kalau tida ada yang cukur, saya bisa mengerjakan hal lainnya seperti berjualan online. Jadi, waktunya tidak terbuang percuma dengan menunggu pelanggan di barbershop," kata Pak Nikasius.
 
Datang dari rumah ke rumah berdasarkan pesanan melalui telepon, Pak Nikasius Dirgahayu memanfaatkan juga fasilitas yang dimiliki oleh media online seperti Twitter dan Instagram untuk memperoleh pelanggan sebanyak-banyaknya. Semua itu dimulai sejak tahun 2012 dengan modal awal sebesar Rp. 2 juta.
Hanya Tukang Cukur, Tapi Pak Nikasius Dirgahayu Memiliki Omzet
Rp. 10-15 Juta Per Bulan
 Sesekali Nikasius membuat sedikit lelucon di akun Instagramnya.

Si Tukang Senyum memiliki jam kerja dari pukul 10 pagi hingga 8 malam untuk kapasitas 100 pelanggan dan mematok harga kinerjanya sebesar Rp. 100.000 per orang. Hasil dari ketekunan tersebut, kini ia mampu meraih omzet dari bisnisnya ini rata-rata mencapai Rp. 10 - 15 juta per bulan. Ungkap Nick di Harian Merdeka (11/04/2016), "Saya naik motor ke tempat orderan, karena naik motor kendalanya ya di cuaca waktu hujan juga mundur, kalau sakit juga, belum kalau lagi malas namanya juga manusia ya wajar."

Terima kasih Pak Nikasius Dirgahayu. Setidaknya kita mulai saat ini tidak perlu takut untuk mencoba ketika memutuskan untuk berwirausaha. Namun tidaklah terlupa, semua itu memerlukan persiapan diri yang matang ketika kita ingin menjadi bagian dari wirausahawan yang tanggung saat menghadapi tantangan.





Datang dari rumah ke rumah berdasarkan pesanan melalui telepon, Pak Nikasius Dirgahayu memanfaatkan juga fasilitas yang dimiliki oleh media online seperti Twitter dan Instagram untuk memperoleh pelanggan sebanyak-banyaknya. Semua itu dimulai sejak tahun 2012 dengan modal awal sebesar Rp. 2 juta.Datang dari rumah ke rumah berdasarkan pesanan melalui telepon, Pak Nikasius Dirgahayu memanfaatkan juga fasilitas yang dimiliki oleh media online seperti Twitter dan Instagram untuk memperoleh pelanggan sebanyak-banyaknya. Semua itu dimulai sejak tahun 2012 dengan modal awal sebesar Rp. 2 juta.Datang dari rumah ke rumah berdasarkan pesanan melalui telepon, Pak Nikasius Dirgahayu memanfaatkan juga fasilitas yang dimiliki oleh media online seperti Twitter dan Instagram untuk memperoleh pelanggan sebanyak-banyaknya. Semua itu dimulai sejak tahun 2012 dengan modal awal sebesar Rp. 2 juta.














2 comments:

Waktu begitu cepat berlalu mengiring langkah dalam cerita. Terbayang selalu tatapanmu dalam lingkaran pemikiran positif ku. Para pembaca blog Warga Desa (https://warga-desa-worlds.blogspot.com) adalah teman yang terindah. Saya ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada teman-teman yang telah memberikan komentar.

Label

Agama Air Minum Alat Musik Alumunium Angklung Artis Asmara Automotif Bahan Bakar Bali Bambu Bandung Bank Bank Sampah Barang Bekas Batam Batik Becak Beras Besakih Biola Blogspot Boneka Buah-buahan Budaya dan Tradisi Buka Lapak Buku Bunga Burger Burung Cafe Charlie Tjendapati CNBC Cobek Dandung Santoso Daur Ulang Desa Desain Dodol E-mail Eceng Gondok Edie Juandie Ekonomi dan Perdagangan Es Krim Facebook Flipboard Flora dan Fauna Fruit Carving Furnitur Gadget Gamelan Garam Gerai Gerobak Gitar Google Plus Gula Hari Raya Harian Merdeka Haryadi Chou Hewan Hiburan dan Wisata Hidayah Anka Hidroponik Hijab Hotel http://www.duahari.com Hukum dan Politik Indra Karyanto Instagram Internet Internet Marketing ITB Jagung Jajanan Jamu Jamur Tiram Jangkrik Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Jepang Kain dan Pakaian Kaleng Kalimantan Kamera Kapal Laut Karaoke Kartun Kecantikan Kecap Keju Kelautan Kelinci Kemasyarakatan Kendaraan Kerajinan Kereta Kertas Kiat dan Tip Kisah Hidup Koki Komputer dan Teknologi Kopi Koran Kuda Pustaka Kuliner Kumpulan Kurir LA Time Laptop Si Unyil Lidah Buaya Linkedin Liputan 6 Logam Lukisan Kayu Madu Mahasiswa Mainan Anak-Anak Makanan dan Minuman Malang Martabak Masyarakat dan Persoalannya Matras Melukis & Menggambar Metro TV Mineral Miniatur Minyak Atsiri Mitra Mobil Motor Musik Nana Mulyana Narapidana Net TV Ngatmin Biola Bambu Obat dan Kesehatan Olah Raga Ondel-Ondel Online Organik Organisasi Sosial Pameran Panama Papers Pantang Menyerah Papan Selancar Paper Quilling Pariwisata Peluang Usaha Pemulung Pencucian Pendidikan Penelitian Penemuan Penyanyi Penyiar Peralatan Perhiasan Perikanan Permainan Perpustakaan Pertanian dan Perkebunan Perumahan Peternakan Pinterest Plastik Proses Produksi Psikologi dan Mental Putu Gede Asnawa Dikta Puyuh Radio Rancangan Rendang Resep dan Masakan Restoran Robot Roti Salak Sambal Sampah Sandal Sapi Sayur Mayur Sejarah dan Peradaban Sekolah Semarang Seni Seni Pahat Sepatu Sepeda Sindo News Slamet Triamanto Spa Strikingly Suprapto Surabaya Surat Kabar Tahun Baru Tas Tattoo Techno Park Teh Tekhnologi Televisi Telur Terrarium Tukang Cukur Tumang Twitter Venta Agustri Vespa Wanita dan Keindahan Wawancara Wayang Website Wetz Shinoda What's Up Wine Wordpress Yoga Yogyakarta You Tube