Showing posts with label Pertanian dan Perkebunan. Show all posts
Showing posts with label Pertanian dan Perkebunan. Show all posts

Tuesday, December 20, 2016

Laba Bersih Pak Abdul Qohar Tembus Rp. 30 Juta per Bulan berkat Pepaya Calina


Agresifitas hasil panen yang sangat menjanjikan, padahal pola penanamannya sangat sederhana dan mampu untuk difungsikan pada tiap lahan yang cenderung kering. Bahan pokok yang bernilai ekonomi tinggi, serta cukup bisa dikatakan primadona diantara jenis pepaya lainnya di pasaran, khususnya Supermarket atau Hipermarket.

Pepaya California atau Calina namanya, memiliki bentuk buah yang lebih lonjong, lebih kecil, dan berkulit tebal ini, berasal dari Amerika Tengah dan Caribia. Tekstur bentuknya pun cukup unik, karena saat matang cenderung berwarna kuning dengan rasa yang sangat manis. Selain itu, buah pepaya jenis Calina memiliki ciri batang yang dekat dengan tanah, alias pendek, sehingga memudahkan proses pengumpulan saat dipanen.

Thursday, August 11, 2016

Hanyalah Lulusan Kelas 4 SD, Tapi Sukses Membangun 900 Bank. Itulah Pak Masril Koto, 42,

Potensi besar dari Bank Petani telah menggiring Pak Masril Koto untuk membentuk sebuah lembaga keuangan bagi para petani di kampungnya. Tapi si Anak Desa hanyalah lulusan kelas 4 SD. Sempat ia bekerja di Universitas Trisakti, Jakarta Timur, namun tidak pernah menjadi mahasiwa atau staf pengajar. Berkat pengalamannya tersebut, ia balik kampung dan saat ini, LKMA (Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis) barunya telah berkembang menjadi 550 unit untuk membantu 2.000 petani di seluruh wilayah Sumatera Barat. Adapun total asetnya mencapai Rp. 250 Milyar per tahunnya.
Hanyalah Lulusan Kelas 4 SD, Tapi Sukses Membangun 900 Bank. Itulah
Pak Masril Koto, 42,
Niat membantu sesama, apa yang perlu dibantah lagi, kawan? Sadar akan kemampuan diri, lantas tidak berhenti untuk melangkah. Itu termasuk teori Ekonomi juga lo . . .oooo. Untuk kemudian menjaga komunikasi dengan relasi dan mempertahankan stabilitas lingkungan.

Pak Masril Koto, 42, menyadari ada sesuatu yang mengganggu benaknya selama ini. Sekelumit masalah di masyarakat dan kenyataan tersebut adalah Masa Depan kita semua. Padahal dia hanyalah seorang warga Negara Indonesia yang hanya sempat merasakan pendidikan akhir di tingkat terdasar.

Thursday, July 28, 2016

Lulus SD dan mantan Preman: Kini, Omzetnya Rp. 4,2 Milyar/tahun dari budidaya Jamur Tiram

Menjadi Preman, tapi tidak pernah melukai korban. Pak Kaiman secepatnya sadar dan mulai belajar Jamur Tiram di kota Kembang: Bandung. Semenjak Pria lulusan kelas 5 SD mulai memproduksi bibit Jamur Tiram di tahun 2008, Jatiman Food telah sukses mendapatkan omzet sebesar Rp. 4,2 Milyar/tahun dan mampu mengekspor produknya ke Korea Selatan dan Cina, serta pasar lokal: Surabaya, Bali, Tarakan, dan Balik Papan.
Lulus SD dan mantan Preman: Kini, Omzetnya Rp. 4,2 Milyar/tahun
dari budidaya Jamur Tiram
Walau sebelumnya tidak memiliki pengalaman dan kapasitas pengetahuan tentang budidaya jamur tiram, kekurangan tersebut tidak menyurutkan Pak Kaiman, 56, untuk merambah usaha ini. Berbekal keyakinan dan tekad untuk lebih baik, kini ia sudah bisa dibilang sukses.

Kiranya rasa bersyukur tidak akan pernah bisa lepas pada setiap detik kehidupannya saat ini. Seorang pria kelahiran Pasuruan, 17 Agustus 1960 memilih bertoat dan meninggalkan dunia hitam sejak tahun 2000. Konon, ulah negatif tersebut berasal dari tuntutan hidup setelah krisis moneter melanda Negara Republik Indonesia.

Sunday, July 24, 2016

Ikhlas dan Perduli adalah Filosofi Bisnis Pak Ahmed Tessario untuk para petani Beras Organik

Sempat mengalami jatuh dan bangun untuk kurun waktu 5 tahun. Kini, Pak Ahmed Tessario secara meyakinkan mampu memperoleh Omzet sebanyak Rp. 1,758 milyar / tahun. Tidak terlupa, ia pun berhasil membagikan rezekinya kepada 128 buruh tani berupa pendapatan sebesar Rp. 15 juta sampai dengan Rp. 20 juta per bulan. Filosofi bisnisnya pun sederhana, yaitu tidak terlupa pada 2 norma dasar masyarakat desa: Ikhlas dan Perduli.
Ikhlas dan Perduli adalah Filosofi Bisnis Pak Ahmed Tessario untuk
para petani Beras Organik
Lantaran tren hidup sehat sudah cukup lama disadari oleh masyarakat. Keberadaan komoditas yang memiliki sumber protein yang baik untuk tubuh telah didaulat sebagai sosok pangan yang sangat penting. Selain lebih sehat, si Konsumen pun diyakini lebih tahan terhadap penyakit.

Dewasa ini memang cukup banyak kegiatan pengolahan yang menggalakkan makanan berbasis organik. Konon, makanan jenis ini mampu memberikan kenyamanan yang pasti bagi orang untuk menikmati tanaman segar tanpa khawatir tentang kualitas. Hal tersebut juga membuat industri makanan sehat organik di Indonesia semakin luwes untuk berkembang.

Wednesday, June 1, 2016

Sing Mahadi dan Arlyna Pandjaitan Menyelamatkan Kota Melalui Ide, "Grow Little Garden"

Pak Sing Mahadi, 42, dan Ibu Arlyna Pandjaitan, 36, melahirkan ide bisnis ini sejak Januari 2014. Karya mereka yang bernama Grow Little Garden digang-gadang menjadi pelopor usaha taman mini indoor pertama di Indonesia. Konsep dasar Grow Little Garden adalah mengajak masyarakat memelihara tanaman di waktu luangnya guna meningkatkan well-being of circumstance.
Sing Mahadi dan Arlyna Pandjaitan Menyelamatkan Kota Melalui
Ide, "Grow Little Garden"
Istimewanya kehidupan perkotaan ternyata masih identik dengan permasalahan polusi. Perlu kiranya untuk kita mencari solusi yang terbaik. yaitu suatu jawaban yang efektif dan efisien guna memfungsikan apa yang dimiliki.

Saat ini, segala hal yang berhubungan dengan eco-green sedang jadi perbincangan. Selain mampu membuat kesejukan, eco-green juga dapat membuat tempat tinggal anda lebih enak dipandang oleh mata. Terlebih jika tekhnologi yang serba milenium menyatakan jika mereka memerlukan kawan terbaik.

Friday, May 27, 2016

Bermodal Tanaman Kangkung, Pak Charlie Tjendapati Raih Omset Rp. 97,2 Juta

Pak Charlie menganggap bisnis yang ia geluti sekarang sangat menjanjikan. Dia pun kerap diundang untuk berbagai penyuluhan di berbagai tempat seputaran Jawa Barat untuk sekedar sharing dan bertukar pengalaman.

Nilai jual yang tidak terlalu mahal di pasaran hanya Rp. 1.000 s/d Rp. 2.000 per ikat. Namun mampu meraih keuntungan sebesar Rp. 97,2 juta per bulannya. Selamat Pagi, Kawan! Kata Charlie Tjendapati.

Lingkungan lahan yang sejuk dan asri di wilayah Bandung, Jawa Barat tak membuat dia dapat berdiam diri menikmati apa yang telah terjadi. Perihal tumbuhan ini membuat dirinya terpikir untuk membangun sebuah tempat pengelolaan perkebunan berjenis Hidroponik.

Tuesday, August 16, 2011

Kisah Sukses Pedagang Tepung yang dulunya adalah Kuli

Jono Glepung, Timbun Untung dari Tepung

Jono Glepung pernah hampir putus asa. Dulu, ketika masih berproses mencari sumber kehidupan, berbagai pekerjaan berat pernah dijalani. Ketika keliling bersepeda menjual rambak, setiap kali pulang dengan tangan hampa dan di keranjang masih penuh dagangan, sering terbesit pemikiran untuk membuang rombong beserta isinya di kali.
Untunglah, niat itu tak kesampaian. Dia tabah dalam menjalani proses berikutnya, menjadi tukang tebas melinjo. Ternyata, pilihan itu juga kurang tepat. Meski, hasilnya lumayan.

Peluang Usaha Beras Hitam yang cukup menjanjikan

Jika dibandingkan dengan pola pertanian berbasis pupuk dan pengendali hama kimia, bertani dengan menggunakan pupuk dan pengendali hama secara organik ternyata jauh lebih menguntungkan. Itulah yang kini dirasakan oleh Warjito (58), petani asal Krajan Rt 03/ RW 3 Bligo Ngluwar Magelang Jawa Tengah.

Label

Agama Air Minum Alat Musik Alumunium Angklung Artis Asmara Automotif Bahan Bakar Bali Bambu Bandung Bank Bank Sampah Barang Bekas Batam Batik Becak Beras Besakih Biola Blogspot Boneka Buah-buahan Budaya dan Tradisi Buka Lapak Buku Bunga Burger Burung Cafe Charlie Tjendapati CNBC Cobek Dandung Santoso Daur Ulang Desa Desain Dodol E-mail Eceng Gondok Edie Juandie Ekonomi dan Perdagangan Es Krim Facebook Flipboard Flora dan Fauna Fruit Carving Furnitur Gadget Gamelan Garam Gerai Gerobak Gitar Google Plus Gula Hari Raya Harian Merdeka Haryadi Chou Hewan Hiburan dan Wisata Hidayah Anka Hidroponik Hijab Hotel http://www.duahari.com Hukum dan Politik Indra Karyanto Instagram Internet Internet Marketing ITB Jagung Jajanan Jamu Jamur Tiram Jangkrik Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Jepang Kain dan Pakaian Kaleng Kalimantan Kamera Kapal Laut Karaoke Kartun Kecantikan Kecap Keju Kelautan Kelinci Kemasyarakatan Kendaraan Kerajinan Kereta Kertas Kiat dan Tip Kisah Hidup Koki Komputer dan Teknologi Kopi Koran Kuda Pustaka Kuliner Kumpulan Kurir LA Time Laptop Si Unyil Lidah Buaya Linkedin Liputan 6 Logam Lukisan Kayu Madu Mahasiswa Mainan Anak-Anak Makanan dan Minuman Malang Martabak Masyarakat dan Persoalannya Matras Melukis & Menggambar Metro TV Mineral Miniatur Minyak Atsiri Mitra Mobil Motor Musik Nana Mulyana Narapidana Net TV Ngatmin Biola Bambu Obat dan Kesehatan Olah Raga Ondel-Ondel Online Organik Organisasi Sosial Pameran Panama Papers Pantang Menyerah Papan Selancar Paper Quilling Pariwisata Peluang Usaha Pemulung Pencucian Pendidikan Penelitian Penemuan Penyanyi Penyiar Peralatan Perhiasan Perikanan Permainan Perpustakaan Pertanian dan Perkebunan Perumahan Peternakan Pinterest Plastik Proses Produksi Psikologi dan Mental Putu Gede Asnawa Dikta Puyuh Radio Rancangan Rendang Resep dan Masakan Restoran Robot Roti Salak Sambal Sampah Sandal Sapi Sayur Mayur Sejarah dan Peradaban Sekolah Semarang Seni Seni Pahat Sepatu Sepeda Sindo News Slamet Triamanto Spa Strikingly Suprapto Surabaya Surat Kabar Tahun Baru Tas Tattoo Techno Park Teh Tekhnologi Televisi Telur Terrarium Tukang Cukur Tumang Twitter Venta Agustri Vespa Wanita dan Keindahan Wawancara Wayang Website Wetz Shinoda What's Up Wine Wordpress Yoga Yogyakarta You Tube