Showing posts with label Semarang. Show all posts
Showing posts with label Semarang. Show all posts

Saturday, August 26, 2017

Retno Sunaringtyas menghasilkan Rupiah dari Karung Bekas


Beranjak menuju sukses dari huniannya di Perum Gedawang Permai II, Blok D No. 2, Kelurahan Gedawang, Banyumanik. Retno - sapaan akrab perempuan ini - terlihat sibuk memilah-milah karung bekas. Rupanya karung-karung bekas itu sangat berarti bagi Retno. Berkat karung bekas, ia bisa meraup uang jutaan.

Ya, warga desa asal Semarang ini, memanfaatkan karung-karung bekas beras menjadi barang berharga. Di tangah kreatif Ibu Retno Sunaringtyas, karung bekas disulap menjadi tas yang apik, cantik, dan menarik untuk ditenteng.

Sunday, April 2, 2017

Stefanus Martin membuat Miniatur Bus secara Manual dan TANPA CETAKAN

Tiap proses pengolahan memerlukan ketelitian, disiplin, talenta, serta kecermatan. Pak Stefanus Martin telah membuktikan hasilnya bersama SM Art Miniature Bus Carosserie. Ia memulai semua ini sejak tahun 2013 Enggak sedikit pelanggannya hingga saat ini merupakan para pensiunan supir dan konduktur bus. Mereka menjadi pelanggan setia, karena bukti hasil karya Miniatur Bus dari Pak Stefanus yang sangat mirip dengan aslinya.

Sebagai salah satu alat transportasi, keberadaan bus antar kota dan antar propinsi ternyata masih menjadi menu favorit dan pilihan utama bagi sebagian besar orang yang mau bepergian ke luar kota. Selain tarif yang relatif lebih murah dibandingkan dengan pesawat, sensasi dan pengalaman menaiki bus antar kota antar propinsi juga menjadi daya tarik tersendiri.

Hal ini lah yang menjadi inspirasi bagi Pak Stefanus Martin untuk membuat miniatur bus antar kota dan propinsi yang sangat mirip dengan aslinya. Sudah 5 tahun pembuat miniatur bus yang diberi nama S.M Art Miniature Bus ini menggeluti usaha ini. Berbagai model bus antar daerah pun sudah dibuatnya. Ketertarikan ia dengan bus juga dipengaruhi oleh cita-citanya pada masa lampau, yakni keinginan untuk memiliki sebuah bus umum standar.

Tuesday, November 1, 2016

Bangkrut, Apa tuh? Selintas Pak Jaya Setiabudi, 43, Tak Pernah Terfikir Hidupnya Bakal Sukses

Sejumlah perusahaan global sudah memusatkan kinerja produksinya di Pulau Batam, Riau. Kedekatan geografis dengan Singapura serta biaya produksi yang relatif lebih murah dibandingkan dengan beberapa Negara lain menjadi faktor pertimbangan utama. Dan ternyata Pak Jaya Setiabudi, 43, mampu sukses seperti sekarang karena dia mengawali segalanya dari pulau tersebut. Padahal dulunya anak bandel, serta pernah hampir dikeluarkan dari sekolah saat masih duduk di Sekolah Dasar. Bahkan, Bangkrut berkali-kali adalah perjalanan biasa bagi karirnya di dunia usaha. Kini, ia sudah memiliki 6 perusahaan yang bergerak pada berbagai bidang usaha, ditambah lagi YukBisnis.com telah membuktikan sebagai salah satu elemen penting bagi perdagangan di WWW.
Bangkrut, Apa tuh? Selintas Pak Jaya Setiabudi, 43, Tak Pernah Terfikir
Hidupnya Bakal Sukses
Ada ungkapan pernah menyebutkan, “Bila anda ingin jadi Pebisnis yang sukses. Janganlah pernah takut untuk jatuh. Karena jatuh memiliki kelengkapan sifat kata dengan Bangun.” Begitulah kisah yang terjadi pada perjalanan karir dari pengusaha kelahiran Semarang.

Cukup terbalik kiranya pada awal cerita. Dimana sewaktu kecil Pak Jaya Setiabudi, 43, merupakan sosok anak nakal, sering membuat cemas orang tua, hampir dikeluarkan dari sekolah saat masih duduk di SD, bahkan pernah disumpahi oleh salah satu guru sewaktu masa pendidikan di SMPN 2. Ketika masuk ke jenjang STM Pembangunan, sikap bandelnya pun semakin menjadi-jadi.

Monday, August 1, 2016

Mbak Dea Valencia, Umur 20 Tahun Sudah Menjadi Miliarder Termuda Di Indonesia

Masuk TK (Taman Kanak-Kanak) di usia yang belum genap 2 tahun atau tepatnya 22 bulan. Usia 5 tahun sudah mengikuti pendidikan SD. Hanya 2 tahun menyelesaikan masa pendidikan di SMP serta 2 tahun pula di SMA. Masuk kuliah umur 15 TAHUN dan meraih gelar kesarjanaan pada usia 18 tahun. Kini, usaha batiknya yang bernama Batik Kultur memiliki omzet Rp. 3,5 Milyar per tahun, sekaligus sudah mampu memiliki pasar di laur negeri: Australia, Amerika Serikat, Inggris, Norwegia, Jepang, Singapura, Belanda, dan Jerman.
Mbak Dea Valencia, Umur 20 Tahun Sudah Menjadi Miliarder Termuda
Di Indonesia
Tidak ada karir seorang pengusaha yang dapat berhasil tanpa bantuan dari orang-orang yang tepat. Para pengusaha muda yang telah sukses tentunya sangat mengerti betul tentang aturan ini. Mereka memanfaatkan kecermatan kelompoknya untuk membangun sebuah kredibilitas.

Langsung saja kita mengamati sosok Mbak Dea Valencia, 22. Seorang gadis belia yang manis, lucu, cantik, dan sangat cerdas. Pengalamannya berbisnis memberikan pelajaran: Jika ingin sukses bangunlah bisnis bersama komunitas. Dan memang, sejak awal ia sudah rajin untuk perduli tentang segalanya dari lingkungan sekitar, sampai bersedia untuk merangkul setengah karyawannya berasal dari penyandang cacat.

Label

Agama Air Minum Alat Musik Alumunium Angklung Artis Asmara Automotif Bahan Bakar Bali Bambu Bandung Bank Bank Sampah Barang Bekas Batam Batik Becak Beras Besakih Biola Blogspot Boneka Buah-buahan Budaya dan Tradisi Buka Lapak Buku Bunga Burger Burung Cafe Charlie Tjendapati CNBC Cobek Dandung Santoso Daur Ulang Desa Desain Dodol E-mail Eceng Gondok Edie Juandie Ekonomi dan Perdagangan Es Krim Facebook Flipboard Flora dan Fauna Fruit Carving Furnitur Gadget Gamelan Garam Gerai Gerobak Gitar Google Plus Gula Hari Raya Harian Merdeka Haryadi Chou Hewan Hiburan dan Wisata Hidayah Anka Hidroponik Hijab Hotel http://www.duahari.com Hukum dan Politik Indra Karyanto Instagram Internet Internet Marketing ITB Jagung Jajanan Jamu Jamur Tiram Jangkrik Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Jepang Kain dan Pakaian Kaleng Kalimantan Kamera Kapal Laut Karaoke Kartun Kecantikan Kecap Keju Kelautan Kelinci Kemasyarakatan Kendaraan Kerajinan Kereta Kertas Kiat dan Tip Kisah Hidup Koki Komputer dan Teknologi Kopi Koran Kuda Pustaka Kuliner Kumpulan Kurir LA Time Laptop Si Unyil Lidah Buaya Linkedin Liputan 6 Logam Lukisan Kayu Madu Mahasiswa Mainan Anak-Anak Makanan dan Minuman Malang Martabak Masyarakat dan Persoalannya Matras Melukis & Menggambar Metro TV Mineral Miniatur Minyak Atsiri Mitra Mobil Motor Musik Nana Mulyana Narapidana Net TV Ngatmin Biola Bambu Obat dan Kesehatan Olah Raga Ondel-Ondel Online Organik Organisasi Sosial Pameran Panama Papers Pantang Menyerah Papan Selancar Paper Quilling Pariwisata Peluang Usaha Pemulung Pencucian Pendidikan Penelitian Penemuan Penyanyi Penyiar Peralatan Perhiasan Perikanan Permainan Perpustakaan Pertanian dan Perkebunan Perumahan Peternakan Pinterest Plastik Proses Produksi Psikologi dan Mental Putu Gede Asnawa Dikta Puyuh Radio Rancangan Rendang Resep dan Masakan Restoran Robot Roti Salak Sambal Sampah Sandal Sapi Sayur Mayur Sejarah dan Peradaban Sekolah Semarang Seni Seni Pahat Sepatu Sepeda Sindo News Slamet Triamanto Spa Strikingly Suprapto Surabaya Surat Kabar Tahun Baru Tas Tattoo Techno Park Teh Tekhnologi Televisi Telur Terrarium Tukang Cukur Tumang Twitter Venta Agustri Vespa Wanita dan Keindahan Wawancara Wayang Website Wetz Shinoda What's Up Wine Wordpress Yoga Yogyakarta You Tube