Showing posts with label Seni. Show all posts
Showing posts with label Seni. Show all posts

Thursday, January 18, 2018

Ekspresi Seni Pak Agus Salim Dalam Semangkuk Kulit Telur


Ia begitu telaten menyusun pecahan kulit telur satu demi satu di atas kanvas. Hasilnya beragam aneka lukisan dan kaligrafi yang tak kalah indahnya dari goresan kuas. Ia tidak pernah belajar di sekolah kesenian. Semuanya berkat You Tube dan kebiasaannya selama ini sebagai pengrajin.

Tidak ada yang terbuang. Ekspresi telur begitu sederhana dan memiliki bentuk kelengkungan yang lembut dan alami, menurutnya sangat sangat menarik. Itu yang membuat si warga desa lulusan SMA ingin menggunakannya sebagai media. "Kebetulan orang tua saya juga pedagang (mie ayam) yang bahan utama pembuatan nya dengan telur juga. Maka sedikit demi sedikit saaya kumpulkan dan diolah hingga bisa dibuat menjadi karya kulit telur..." jelas Pak Agus Salim, 25, di Facebook (21/12/2017).

Monday, December 25, 2017

Indhy Agiviena Putri, pemilik bisnis Rumah Bolu Art


Pernikahan adalah momen bahagia yang dinanti oleh setiap pasangan. Tingginya angka perkawinan di tanah air membuka sejumlah peluang bisnis di industri pernikahan. Salah satunya yang sukses mendulang untung di lahan ini adalah Indi Agiviena Putri, pemilik rumah bolu art, penyedia jasa pembuatan mahar dan penghantaran pernikahan. Mahar merupakan salah satu syarat wajib pernikahan yang diberikan mempelai pria kepada calon isterinya dan disebutkan pada saat ijob kobul.

Gratia Mutiara Shanti, Pemilik bisnis ukulele bermerek UKUiki


Halo seleb berani beda. Tenang, saya lagi enggak lagi mau ngamen kok. Saya cuman mau belajar memainkan alat musik yang satu ini, sambil melihat proses pembuatan ukulele lukis. Mau tahu seperti apa ?? Saksikan terus, hanya di berani beda.

Gratia Mutiara Shanti, Pengusaha Ukulele Lukis, “Awal mulanya sih, karena emang suka maenin musik yah. Terus saya pernah lihat ada ukulele yang unik, karena dia ada gambar-gambarnya. Walaupun waktu itu dia dicetak yah, bukan dilukis. Terus ada ide, kenapa enggak bikin ukulele. Yang tadinya saya sendiri sempat minta tolong sama teman untuk melukis. Tapi terus enggak puas, karena itu kemudian mulai coba untuk melukis sendiri. Kenapa namanya okuiki, karena ukulele kan, singkatannya iku. Terus, iku sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Jawa, artinya “ini”. Jadi sesimpel itu cuman artinya “Ini Ukulele.” Bedanya sih karena dilukisan itu. Jadi personal ice, kayak, unik gituh.”

Friday, December 22, 2017

Yusron Sudiono, Pelukis Beraliran Pointilisme


Titik-titik itu kian digemari, mencoba terus berekspresi dengan cara yang unik. Semacam gaya seni lukis pointilisme katanya. Yang mana tiap sentuhan titik dijadikan komponen utama dalam pembentuk setiap makna seni. Bukan lagi hanya sekedar alat bantu.

Ingin mengetahui lebih banyak tentang pointilisme, itu berarti sama saja membicarakan seni lukis beraliran do painting atau dot art. Bapak dari dot painting Indonesia adalah I Gusti Ngurah Gede Pemecutan, yang memperkenalkan gaya seni lukis ini sejak tahun 1959. Banyk seniman kala itu menggunakan kuas sebagai alat melukis, ia sendiri secara konsisten merubah pola kebiasaan itu melalui sidik jarinya.

Thursday, December 7, 2017

Modal Mbak Marvelly sebanyak "0" (Nol) Rupiah untuk memulai Rajutan Pelangi


Hari gini masih ngerumpi aje dan keluyuran. Kasihan dong sama pengetahuan kita selama ini. Mending merajut, siapa tahu dapat penghasilan yang bisa membantu. Perlu diketahui bahwa merajut juga bisa melatih otak, karena untuk melakukan aktivitas ini membutuhkan ketelitian dan konsentrasi.

Sejak dulu, merajut ternyata bukanlah kegiatan tanpa manfaat yang hanya sekedar pengisi waktu luang. Seiring dengan perkembangan masing-masing individu ataupun kelompok saat berlatih, nantinya juga akan dapat hasilnya. Rata-rata memang seringkali mengalami kegagalan selagi masih baru mencoba. Namun bila anda tidak menyerah untuk terus mencoba, saya kira kisah perjalanan Mbak Marvelly Widada, 22, dapat menjadi inspirasi yang sangat baik untuk kami semua.

Thursday, November 16, 2017

Menyisir Jejak Sejarah Seni Fruit Carving di Nusantara


Fakta yang kelak tidak hanya terbentuk sebagai jejak, tapi juga landasan berpijak. Dan sebagaimana kita ketahui, catatan sejarah selalu memiliki nilai penting yang serupa dengan penunjuk arah bagi berjalannya suatu organisasi kehidupan.

Ia telah melukis banyak gambar bagi kita semua. Menjadikan panenan buah para petani yang tadinya hanya sekedar komoditi untuk dikonsumsi saja, kini telah berhasil merefleksikan dirinya pada suatu tata nilai yang sangat bijaksana. Karena keinginan belajar dan memaknai sejarah jualah, Pak Suprapto, 35, atau banyak temannya memanggil Rabbani Art, menemukan ide sederhana, sebagai cikal bakal pendirian IFC (Indonesia Fruit Carving).

Thursday, November 9, 2017

Semerbak Fruit & Vegetable Carving Diantara Goresan Tangan Pak Simbon

Anda tidak akan pernah salah dalam hal pengamatan disini. Ini semua memang karya tangan lulusan IFC (Indonesian Fruit Carving). Tak ada satu pun yang dikerjakan bagi sesuatu hal yang sia-sia. Prinsip inilah yang dipegang erat oleh Pak Sutarno, 29. Seorang ahli Fruit Caring yang sering meraih piala pada setiap kejuaraan yang pernah diikutinya di seluruh Indonesia.

Manisnya rasa buah masih terasa begitu lekat di tiap pandangan. Panorama harum dibiarkan terurai, serta sengaja disajikan dengan sangat elok untuk menggugah selera. Di tangan pria yang sering dipanggil Pak Simbon, benda-benda ini dimanfaatkan sebagai kesatuan, sejiwa, senyawa, tuk menjadi karya seni.

Tengok saja pada galeri foto yang telah beliau upload. Semerbak kemeriahan dan kenyamanan menjadi aksentuasi yang pas guna mendeskripsikan tiap karyanya. Sedari awal, ia memulainya dengan mempelajari dasar mengukir buah menjadi sekuntum bunga. Lalu kemudian mulai serius belajar untuk kategori thailand art dan basic karakter.

Wednesday, September 13, 2017

Pengalaman Seorang Fotografer Dalam Sebuah Pameran Lukisan


Ada banyak hal menarik yang dapat tiap tamu temui pada perhelatan sederhana ini. Yakni, pameran sebagai proses untuk menindaklanjuti ekspektasi pengalaman melalui pagelaran seni. Mengalami jatuh bangun setelah lulus SMA (Sekolah Menengah Atas), namun selalu berhasil melewati rintangan.

Bakat seni pria kelahiran Jakarta, 23 Januari 1952 ini memang sudah muncul sejak duduk di bangku sekolah menengah. Kala itu, ia tidak melanjutkan jenjang pendidikannya ke Universitas. Jadi langsung menimba ilmu di lapangan. Saat terjun ke dunia kerja, ia lebih banyak memilih job sebagai fotografer.

Wednesday, September 6, 2017

Cantik Buahnya, Manis Bisnisnya (Fruit Carving)


Anda pasti pernah melihat tampilan buah segar yang diukir hingga menjadi sangat cantik, indah, dan menarik. Seni menghidangkan makanan dengan keindahan ini muncul berkat keterampilan para pemahat buah.

Kini, profesi ini kian dibutuhkan oleh industri makanan dan minuman. Pamornya semakin bersinar beberapa tahun terakhir seiring dengan terus berkembangnya bisnis kuliner. Sesuai namanya, fruit carving adalah hasil seniman yang punya keahlian mengukir buah. Mereka bertugas mengukir tampilan buah yang secantik mungkin, sehingga bisa menerbitkan selera orang yang melihatnya.

Wednesday, May 31, 2017

Sejarah Fruit Carving di Indonesia, bersama Pak Wetz Shinoda

Buah dan sayuran tidak hanya bisa dikonsumsi. Dengan sentuhan kreatif, buah dan sayur mayur dapat dijadikan hiasan untuk mempercantik hidangan ataupun meja makan. Seni mengukir buah dan sayur ini dinamakan Fruit Carving. Pak Wetz Shinoda adalah seorang pendiri IFC (Indonesian Fruit Carving). Lembaga pendidikan ini merupakan organisasi yang senantiasa menghasilkan seniman Fruit Carving yang handal dan profesional.

Seni pahat berbahan buah yang tentunya sehat dan segar. Aktivitas ini terkenal dengan sebutan, 'Fruit Carving.' Ragam bentuk bisa dikreasikan sesuai dengan daya imajinasi sang kreator. Penggunaan buah sebagai media seni, hingga kini sudah ada sejak 700 tahun lalu. Tepatnya di Sakoikoi, Thailand.

Fruit carving pertama kali ditemukan pada tahun 1364. Seorang seniman ulung bernama Nang Noppamart membuat dekorasi lampu perahu pada festival yang rutin dilakukan saat bulan pernama yang jatuh pada bulan Desember. Ia mengukir buah dan sayuran menjadi bunga hingga karya ukirannya terlihat seperti rangkaian bunga Lili yang sangat indah.

Monday, April 24, 2017

Iwan Hoerditarto, Sang Gitaris yang bisa Mencuci SEPATU Kotor anda

Selain menawarkan kualitas, kenyamanan hasil kerja pun relatif sangat disukai oleh para pelanggan. RocKICKZ (http://www.rockickz.com) bergerak dalam bidang usaha jasa pencucian sepatu sejak tahun 2014 dan Pak Iwan Hoerditarto awalnya hanyalah seorang yang sangat sayang kepada tiap sepatu bekasnya. Namun saat ini, keuletan dan kegigihan kerjanya telah menuai hasil.

Kotor dan bingung membersihkannya, karena mungkin takut rusak. Apalagi memasuki musim penghujan. Sepatu yang kita kenakan riskan sekali kotor. Nah, bagi anda yang ingin terus sepatunya terlihat kinclong tapi tidak ada waktu untuk merawatnya. Tenang ada yang siap membantu. Siapa kira-kira ?

Ini bukanlah jasa laundry pakaian. Ini adalah jasa laundry sepatu yang kini mulai menjadi trend di kalangan anak muda dan pastinya jadi peluang bisnis juga yang menjanjikan. Khususnya trend sepatu sneaker dan running yang mulai kembali muncul pada tahun 2014.

Monday, March 27, 2017

Engkos Perkasa, seorang Guru yang juga menggeluti Profesi sebagai Pembuat Gitar

Gitar pertama yang Pak Engkos Perkasa karyakan adalah gitar berjenis klasik. Asalnya terbentuk dari bahan alam yang banyak orang desa sering menyebutnya Kayu Waru atau tepatnya pepohonan ari pegunungan Waru. Kebetulan gurunya jugalah yang menganjurkan dia untuk menggunakan bahan kayu tersebut. Hal yang didasarkan oleh kualitas dan kekuatan yang dimiliki saat banyak kuda andong di sekitar Kabupaten Sidoarjo menggunakan bahan ini sebagai gerobak angkut, serta alat-alat kentongan bagi keamanan desa.

1 (Satu) harapan kecil sempat menghampiriku saat mengadakan perjalanan selayaknya anak muda seumur ku di Kota Pahlawan. Memang kebetulan juga, aku saat itu masih menimba ilmu pada Fakultas Hukum di Universitas Erlangga.

Adalah kebaikan hati sosok penjaga toko musik terbesar dan tertua di Surabaya. Namanya Pak Liadi, seorang pembuat gitar yang nyaris buta karena sudah berumur tua. Tak disangka saat itu ia mau mengajarkan saya tentang tata cara membuat gitar. Asal sumber dayanya terbentuk dari bahan alam yang banyak orang desa sering menyebutnya Kayu Waru atau tepatnya pepohonan yang berasal dari Pegunungan Waru.

Friday, September 30, 2016

Terima Kasih Pemerintah Republik Indonesia atas Karya Kreatif dari Narapidana di Napi Craft

Kebanyakan hasil kerajinan tangan yang habis laku dijual adalah Sepatu kulit hasil buatan tangan warga binaannya, serta batik tulis dan kerajinan dompet yang terbuat dari kulit.
Terima Kasih Pemerintah Republik Indonesia atas Karya Kreatif dari Narapidana
di Napi Craft
Wajah-wajah ceria menghiasi ruang tunggu di Lapas Rajabasa, Bandar Lampung. Tawa riang sang bocah ikut mewarnai pertemuan singkat keluarga dan kerabat. Ucapnya sederhana bersama keyakinan kuat, 'Orang tua ku telah menjadi sosok yang positif bagi masyarakat.'

Terwujudnya kreativitas dapat terjadi dimana saja dan kapan saja, bahkan di dalam penjara sekalipun. Apalagi setelah kita memperhatikan lebih seksama kepada hasil kinerja Pemerintah RI untuk permasalahan yang satu ini. Amir Mahmud, salah satu narapidana yang divonis selama 14 tahun karena kasus asusila terlihat sibuk memintal benang emas. Sedangkan yang lain; sibuk mengasah batu akik, mendesain potongan kayu, dan di ruangan yang berbeda, ada napi yang begitu ceria saat mengerjakan kerajinan kain tapis.

Saturday, July 9, 2016

Denting Gamelan Pak Joko Darmono, Menghaluskan Warisan Nada Untuk Hati Kita

Mengingat waktu yang dibutuhkan untuk membuat 1 set gamelan lengkap (25 alat) adalah 5 tahun, banyak produsen gamelan mengaku kesulitan mencari pekerja maupun regenerasi. jadi, jangan bingung bila dulu kampung Wirun memiliki 20 pengusaha, kini berbeda jauh, yakni tinggal 10 pengusaha. Terlebih pada masa keemasan di tahun 1999, hampir seluruh pemilik bengkel gamelan mampu mengirim karyanya ke luar negeri dengan pemasukan omzet sebesar Milyaran rupiah.
Denting Gamelan Pak Joko Darmono, Menghaluskan Warisan Nada
Untuk Hati Kita
Muncul dari penggabungan 2 kata dalam Bahasa Jawa, yakni 'Gamel' dan 'An.' Gamel artinya menyembunyikan, dan akhiran 'An' menyiratkan tentang tindakan. Hingga suatu saat, alat musik gamelan pertama kali ditabuh oleh masyarakat Jawa sejak tahun 1874.

Acapkali menghadirkan suara atau bunyi yang sangat lembut, seolah membentuk keselarasan hidup dan suasana jiwa yang selalu tenang. Ini berarti cenderung Masyarakat Jawa menghindar akan ekspresi yang tempramental, serta selalu yakin untuk mampu mewujudkan toleransi antar sesama.

Label

Agama Air Minum Alat Musik Alumunium Angklung Artis Asmara Automotif Bahan Bakar Bali Bambu Bandung Bank Bank Sampah Barang Bekas Batam Batik Becak Beras Besakih Biola Blogspot Boneka Buah-buahan Budaya dan Tradisi Buka Lapak Buku Bunga Burger Burung Cafe Charlie Tjendapati CNBC Cobek Dandung Santoso Daur Ulang Desa Desain Dodol E-mail Eceng Gondok Edie Juandie Ekonomi dan Perdagangan Es Krim Facebook Flipboard Flora dan Fauna Fruit Carving Furnitur Gadget Gamelan Garam Gerai Gerobak Gitar Google Plus Gula Hari Raya Harian Merdeka Haryadi Chou Hewan Hiburan dan Wisata Hidayah Anka Hidroponik Hijab Hotel http://www.duahari.com Hukum dan Politik Indra Karyanto Instagram Internet Internet Marketing ITB Jagung Jajanan Jamu Jamur Tiram Jangkrik Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Jepang Kain dan Pakaian Kaleng Kalimantan Kamera Kapal Laut Karaoke Kartun Kecantikan Kecap Keju Kelautan Kelinci Kemasyarakatan Kendaraan Kerajinan Kereta Kertas Kiat dan Tip Kisah Hidup Koki Komputer dan Teknologi Kopi Koran Kuda Pustaka Kuliner Kumpulan Kurir LA Time Laptop Si Unyil Lidah Buaya Linkedin Liputan 6 Logam Lukisan Kayu Madu Mahasiswa Mainan Anak-Anak Makanan dan Minuman Malang Martabak Masyarakat dan Persoalannya Matras Melukis & Menggambar Metro TV Mineral Miniatur Minyak Atsiri Mitra Mobil Motor Musik Nana Mulyana Narapidana Net TV Ngatmin Biola Bambu Obat dan Kesehatan Olah Raga Ondel-Ondel Online Organik Organisasi Sosial Pameran Panama Papers Pantang Menyerah Papan Selancar Paper Quilling Pariwisata Peluang Usaha Pemulung Pencucian Pendidikan Penelitian Penemuan Penyanyi Penyiar Peralatan Perhiasan Perikanan Permainan Perpustakaan Pertanian dan Perkebunan Perumahan Peternakan Pinterest Plastik Proses Produksi Psikologi dan Mental Putu Gede Asnawa Dikta Puyuh Radio Rancangan Rendang Resep dan Masakan Restoran Robot Roti Salak Sambal Sampah Sandal Sapi Sayur Mayur Sejarah dan Peradaban Sekolah Semarang Seni Seni Pahat Sepatu Sepeda Sindo News Slamet Triamanto Spa Strikingly Suprapto Surabaya Surat Kabar Tahun Baru Tas Tattoo Techno Park Teh Tekhnologi Televisi Telur Terrarium Tukang Cukur Tumang Twitter Venta Agustri Vespa Wanita dan Keindahan Wawancara Wayang Website Wetz Shinoda What's Up Wine Wordpress Yoga Yogyakarta You Tube