Showing posts with label Website. Show all posts
Showing posts with label Website. Show all posts

Sunday, September 17, 2017

Berbekal Kreativitas, Pak Sri Wahono dapat tumbuh makin Kuat dan Ekspansif bersama Acosys


Walau acapkali terlibat perjalanan karir yang mustahil, si Warga Desa yang berasal dari Lampung ini sekarang menjadi pengusaha yang sukses dan disegani. Perangkat lunak buatannya, yang diberi nama Acosys telah digunakan oleh "5000 perushaaan dan jumlah unit lebih dari 9000 an," terangnya kepada saya, Clenoro Suharto di Facebook (27/08/2017.

Sri Wahono lahir pada sebuah Kabupaten yang memang sudah terdengar maju, bila sedikit saja kita mau menelaah ejaan nama kota tersebut. Yakni di Metro pada tahun 1977. Pernah tercatat sebagai mahasiswa untuk jurusan Teknik Sipil, Universitas Lampung (UNILA). Astaga! Kok disiplin ilmunya berbeda.

Sunday, August 20, 2017

MiniMarket Pertama di Indonesia yang Alat Pembayarannya menggunakan Sampah


Permasalahan akan sampah di propinsi Jawa Barat, khususnya kota Bandung tampaknya telah menemukan solusi terbaik. Atas keprihatinan seorang Ibu yang terus berupaya mencari formula dalam mendorong penyelesaian akan sampah. Salah satunya melalui sistem yang biasanya dunia perbankan lakukan.

Kok bisa ?? . . . .Di kawasan jalan Tubagus Ismail XIV, Bandung ada sebuah toserba yang dikenal sebagai mini market sampah. Unik memang, bila kita telusuri lebih lanjut. Karena transaksi jual-beli  di minimarket tersebut menggunakan sampah sebagai alat transaksinya.

Thursday, July 13, 2017

Ayo! Cicipi Bolu Batik karya Ibu Retno Dyah. . . .Dijamin enggak menyesal deh

Awalnya banyak pembeli mengetahui adanya bolu batik dari Facebook (https://id-id.facebook.com/RetnoDyahBoltikJellyArt/). Terus karena penasaran, akhirnya mereka mau bersedia datang ke kedai bolu batik milik Ibu Retno Dyah,45, di Bogor. Pesen, terus pesen, dan pesen lagi yang kemudian jadi sangat berminat untuk mengkonsumsi setiap hari. Kiat Ibu Retno enggak sulit sih. . . .Selain harga, kualitas juga harus dipertahankan, demi kepuasan para pelanggannya.
Ayo! Cicipi Bolu Batik karya Ibu Retno Dyah. . . .Dijamin enggak
menyesal deh

Rutin bermunculan model dan motif yang beragam, kini batik tidak lagi dianggap sebagai ornamen kuno. Masyarakat menggemarinya sebagai pakaian yang sangat nyaman untuk dikenakan sehari-hari.

Batik merupakan produk budaya Indonesia yang sangat unik dan masih mampu membuat dunia terkagum-kagum, bahkan terpesona. Apalagi dengan model dan motif yang hingga saat ini semakin unik dan beragam. Dan ternyata proporsi nilai dharma tersebut bukan hanya kain ataupun pakaian dengan motif yang digambar dan dicelup. Yang kini dapat dijadikan buah tangan dari sana.

Karena kini ada batik yang bisa dimakan. Ha a a a, apa tuh ?? Tentu bukan kain batik atau pakaian batik. Tapi bolu gulung dibuat dengan motif batik hasil karya seorang ibu rumah tangga yang saat ini memilih untuk bertempat tinggal di Bogor, Jawa Barat. Sudah 3 tahun terakhir, Ibu Retno Dyah, 45, menggeluti produksi bolu batik cantik ini yang membuat namanya dikenal banyak orang. Enggak hanya Indonesia, namun juga luar negeri.

Tuesday, May 9, 2017

Cottonwood Bed & Breakfast House. Penginapan di Bandung yang bernuansa Vintage

Lokasinya berada di perumahan yang tenang. Desain hotelnya juga sangat menggemaskan, karena setiap kamar memiliki tema masing-masing. Banyak corner yang nyaman bagi media foto. Makanannya juga enak-enak. Pokoknya benar-benar merindukan banget deh suasana hotelnya bila anda pernah berkunjung ke Cottonwood Bed & Breakfast Hosue http://cottonwoodbandung.com, yang berada di Jalan Mustang, Sukawarna, Sukajadi, Bandung, Jawa Barat, 40164.

Anda suka banget berwisata? Tentunya Bandung bisa menjadi salah satu pilihan terbaik bagi anda untuk menghabiskan akhir pekan. Setelah berkeliling untuk sekedar berbelanja atau wisata kuliner, tentunya anda membutuhkan tempat untuk beristirahat dengan nyaman.

Nah, kali ini Warga Desa (World's) mempunyai referensi menarik bagi anda yang ingin menginap di hotel bernuansa kekinian, selayaknya rumah sendiri. Berbagai perabotan dan juga ornamen tersusun begitu apik dan cocok untuk dijadikan tempat foto keluarga yang nyaman.

Wednesday, May 3, 2017

Hartomo K Alam Syahrir, Dulu jualan Motor Bekas. Kini Menghasilkan 10 Ribu Montir Handal

Indonesia memiliki gambaran pranata kehidupan, yakni negara yang lengkap secara sumber daya manusia dan sumber daya alam, maupun kemampuannya dalam memproduksi teknologi. Dalam hal ini tentunya dunia otomotif. Seharusnya generasi muda bisa menangkap peluang dan memanfaatkan potensi yang dimiliki tersebut guna membuka lapangan pekerjaan. Terbukti sudah bila HMTC (Hartomo Mechanical Training Centre) telah berhasil menjawabnya. Benar atau tidak ?? Silahkan anda langsung membacanya pada alamat berikut:

Harkat kebutuhan yang dapat dilihat dari angka penjualan kendaraan bermotor pada setiap tahunnya. Perkembangan dunia otomotif di Indonesia telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Berkat meningkatnya volume permintaan akan kendaraan bermotor. Semua itu perlu diimbangi dengan layanan purna jual, bengkel service yang memadai, serta lengkapnya penjualan aksesoris.

Fakta menunjukkan akan layanan purna jual kendaraan bermotor di Indonesia pada tahun 2000'an masih minim. Jumlah bengkel dengan mekanik yang handal tidak sepadan dibanding jumlah kendaraan bermotor yang beredar. Tentu, perihal kesempatan berharga tersebut merupakan peluang usaha yang menguntungkan. Khususnya bagi mereka yang sangat menggemari dunia otomotif.

Thursday, April 27, 2017

Tri Haryanto Giatkan Minat Konsumen Indonesia untuk Membeli KEJU LOKAL

Naiknya keju impor justru menjadi angin segar bagi para pembuat keju lokal. Salah satunya adalah Pak Tri Haryanto. Sudah hampir 6,5 tahun beliau menjadi pembuat keju. Dapurnya berproduksi setiap 2 kali dalam sepekan. Sampai kini, ia bersama usahanya bernama the Trie's Cheese (http://www.triescheese.com/) membuat beragam jenis keju. Salah satu yang jadi andalannya, yakni keju khas Italia. Namanya Mozzarella.

Lezat banget pasti rasanya, apalagi jika sudah diolah menjadi cheese stick atau apapun yang memang sudah menjadi khasanahnya. Cese dan chiese, nada penyebutan kata yang berasal dari Bahasa Inggris. Keju itu rasanya gurih, terus memiliki kandungan gizi yang tinggi.

Patut disesali, harga keju di Supermarket Indonesia terbilang mahal. Yah, maklum saja keju-keju ini harus diimpor dari Belanda, Swiss, dan negara-negara yang terbukti sudah eksis sebagai penghasil keju. Namun jangan kecewa dulu kawan. Ternyata para pecinta keju bisa kok membuatnya sendiri di rumah.

Monday, April 24, 2017

Iwan Hoerditarto, Sang Gitaris yang bisa Mencuci SEPATU Kotor anda

Selain menawarkan kualitas, kenyamanan hasil kerja pun relatif sangat disukai oleh para pelanggan. RocKICKZ (http://www.rockickz.com) bergerak dalam bidang usaha jasa pencucian sepatu sejak tahun 2014 dan Pak Iwan Hoerditarto awalnya hanyalah seorang yang sangat sayang kepada tiap sepatu bekasnya. Namun saat ini, keuletan dan kegigihan kerjanya telah menuai hasil.

Kotor dan bingung membersihkannya, karena mungkin takut rusak. Apalagi memasuki musim penghujan. Sepatu yang kita kenakan riskan sekali kotor. Nah, bagi anda yang ingin terus sepatunya terlihat kinclong tapi tidak ada waktu untuk merawatnya. Tenang ada yang siap membantu. Siapa kira-kira ?

Ini bukanlah jasa laundry pakaian. Ini adalah jasa laundry sepatu yang kini mulai menjadi trend di kalangan anak muda dan pastinya jadi peluang bisnis juga yang menjanjikan. Khususnya trend sepatu sneaker dan running yang mulai kembali muncul pada tahun 2014.

Wednesday, April 19, 2017

Yasa Paramita Singgih mampu SUKSES karena Bisnisnya TIDAK PAKAI MODAL

Enggak Punya Pabrik dan Enggak Pakai Modal. Caranya bagaimana ?? Bisa dipercaya, dapat untung, bahkan mampu Sukses seperti sekarang. Pak Yasa Paramita Singgih memulai semua itu saat ia masih duduk di kelas 3 SMP atau Usia 15 Tahun.

Saya terlahir Bukan dari keluarga pebisnis, keluarga yang sederhana dan berkecukupan. Ayah saya bekerja sebagai karyawan, Ibu saya juga begitu, sedangkan kakak saya juga bekerja kantoran seperti kebanyakan orang. Saya anak ke 3 dari 3 bersaudara. Semuanya istilahnya generasi karyawan lah.

Pas saya menempuh pendidikan di tingkat SMP. Kebetulan saat itu Ayah saya jatuh sakit. Beliau tiba-tiba mengalami sakit berat karena terkena serangan jantung dan seiring permasalahan tersebut, keuangan ayah saya bisa dibilang pas-pasan. Langsung terbersit dalam benak saya, ayahku memiliki tanggung jawab hidup untuk selalu harus membiaya pendidikan saya sampai kuliah dan segala macem.

Friday, April 7, 2017

Henny Widjaja, Sukses Jualan Abon Cabai bermerek Ninoy. Namun setelah 7 tahun. . ??

Tepatnya 9 tahun lalu, Ibu Henny Widjaja yang kala itu bekerja sebagai pegawai salon memberanikan diri berhenti dari pekerjaannya. Wanita kelahiran Jakarta, 21 Juli 1974 merasa pekerjaannya sebagai pegawai salon tidak mampu memenuhi biaya kebutuhan hidup yang semakin melambung tinggi. Tak ayal, ia terus berusaha merintis usaha yang sejatinya sama sekali belum dikenalnya, yakni Abon Cabe NINOY. Perjuangannya ternyata berbuah SUKSES. Namun. . . . . . . . ??

Awalnya semua ini dari mimpi. Ia pengen banget punya olahan makanan yang enggak ada saingannya, proses produksi pun dilakukan secara mandiri agar market pasarnya mudah untuk meluas dan perusahaannya gampang mempromosikannya. Hingga saat ini, ia memiliki produk yang lain daripada yang lain.

Saat pertama kali mengetahui, banyak konsumennya bertanya-tanya. Kok ?? Cemilan jenis ini berbahan cabai, kan biasanya abon terbuat dari serat daging. "Ya," jawab Ibu Henny Indarti Widjaja, 43. Ini dibuat dari cabe. So, mengapa enggak membuat abon dari bahan baku yang berbeda, selain daging. Kelebihan dari abon cabai, yakni mudah dibawa dan karakteristiknya yang kering, jadi itu awet. Bisa tahan sampai 1 tahun.

Wednesday, March 15, 2017

Buto Ijo memiliki Burger berukuran Jumbo. Udah gitu, HARGAnya Sangat Terjangkau

Ternyata di Kota Malang ada sebuah tempat makan favorit bagi berbagai kalangan di Masyarakat. Harga nya itu loh, terjangkau, serta menyediakan menu yang serba extra large. Berada di kawasan yang termasuk pusat kota, Kedai 27 yang berdiri sejak tanggal 08 Desember 2002 ini memberikan pilihan burger yang tiap satuannya bisa dikonsumsi oleh 4 hingga 6 orang.

Wajib kreatif guna menarik pengunjung. Salah satunya dengan menawarkan sebuah konsep unik. Usahakan anda jangan lupa mencicipi kulinernya ketika jalan-jalan ke kota Malang, Jawa Timur. Ini kota Apel memang surganya kuliner, salah satunya yang paling inovatif adalah Burger Raksasa.

Enggak ada yang beli, juga enggak apa-apa. Begitu kira-kira pernyataan sang pemilik, Ibu Mike Ragnar. Semua itu disebabkan masa perjuangannya yang sempat disappointed banget. Bayangin aja, sudah hampir 7 tahun saat itu ia telah banting tulang dalam menjaga dan mengurusi kedainya tiap hari. Angka kerugian merupakan jumlah yang wajar bagi raihan pendapatan usahanya pada setiap bulan.

Wednesday, March 8, 2017

Kisah Persahabatan Yukka Harlanda, 29, dan Putera Dwi Karunia, 29, untuk Kesuksesan Brodo

Brodo terinspirasi untuk membuat konsep sepatu yang elegan, memikat, inovatif, dan nyaman. Lantas Pak Yukka Harlanda, 29, mencoba mencari solusi dengan berkonsultasi sama sahabatnya, Pak Putera Dwi Karunia, 29. Ujarnya kepada Majalah Bintang (30/12/2016), "Kenapa nggak custom aja di Cibaduyut. Tinggal kasih desain, nanti mereka yang bikin." Dari situlah terbesit ide untuk mencoba dan ia baru tahu bahwa di Cibaduyut menyediakan pula order dalam bentuk pesanan sepatu.
Kisah Persahabatan Yukka Harlanda, 29, dan Putera Dwi Karunia,
29, untuk Kesuksesan Brodo

Dalam budaya masyarakat modern, sepatu merupakan kebutuhan utama untuk beraktivitas. Jika dilihat dari luar, sang pengguna tampak terlihat selalu mapan. Khasanah yang memberikan persepsi tersendiri bagi para penggunanya. Entah kesan elegan, gentle, matang dari pola desainnya, maupun kesan kuat dan tangguh.
Saat membuka usaha ini, Brodo telah menemukan ruang lingkup yang menjadikan sepatu tidak hanya sebagai alas kaki semata. Bagian gaya hidup metropolis guna menunjang penampilan. Ini benar-benar membuka peluang bagi para pebisnis lokal selayaknya mereka yang ikut meramaikan pasar sepatu di dalam negeri. Sang pemilik, Pak Muhammad Yukka Harlanda, 29, dan sahabatnya, Pak Putera Dwi Karunia, 29, memulai usaha ini sejak tahun 2007.

Saturday, March 4, 2017

"GnB," Gitar Berhiaskan Batik Khas Indonesia milik Pak Haryo Sasongko, 67,

Membatik diatas kain memang sudah lumrah. Tapi kini, batik juga bisa dilukis diatas gitar. Berbekal hobi dan kecintaan terhadap budaya Indonesia membuat Pak Haryo Sasongko, 67, berhasil memadukan batik dengan gitar. http://batikguitar.com/

Lagi-lagi, kita bicara tentang khasanah budaya yang mengilhami. Terasa selalu inspiratif, bahkan usaha jenis ini lebih mampu bertahan dalam menghadapi guncangan. Pasalnya tiap karya tidak semata-mata mencari target penjualan, tapi juga untuk menyalurkan jiwa seni.

Ya, itulah Pak Haryo Sasongko, 67. Kakek asal Yogyakarta yang berhasil menjadi pengusaha gitar batik elektrik bermerek "GnB Guitars." Gitar dan Batik, keduanya merupakan hasil apresiasi dan ekspresi akan nilai seni dan budaya. Inilah yang terjadi ketika dwi fungsi yang ada dipadukan.

Saturday, February 11, 2017

Rp. 40 Milyar per tahun adalah Omzet usaha Ikan Tuna milik Pak Nurhadi

Awalnya penghasilan Pak Nurhadi hanya Rp. 5 – 10 juta per bulan. Berkat perkembangan usaha pada beberapa tahun kemudian, beliau berhasil mengantongi pendapatan kotor selama per tahun dengan jumlah Rp. 40 milyar. Bagaimana itu semua bisa terjadi ?? Mari kita sama-sama mengetahuinya.

Siapa yang tidak akan berbangga. Kekayaan biota laut dari perairan Indonesia ibarat surga yang kerap dirindukan. Adalah komoditas ikannya yang sukses diternak dan banyak diminati oleh berbagai pasar di luar negeri. Pada tahun 2014 saja, volume ekspor ikan dari Negara kita ke Benua Eropa mencapai 89.544 ton atau setara dengan USD 4,64 miliar.

Hasil yang juga didukung juga oleh kinerja pemerintah akan pemberantasan praktek illegal fishing. Dukungan dari pihak internasional pun mengalir deras. Sudah barang tentu, banyak usaha sejenis menerima dampak dan manfaat positif tersebut. Salah satunya Pak Nurhadi, mantan pegawai yang mampu melihat elektabilitas permintaan masyarakat akan usaha jenis ini, jual-beli Ikan Tuna.

Thursday, February 9, 2017

Ibu Hanifa Ambadar bekerja untuk seluruh kalangan Wanita di Planet Bumi (Buku Manusia)

Pernah hidup dan sekolah di Amerika Serikat selama hampir lebih dari 1 dasawarsa. Juga kota-kota besar lainnya seperti Perth dan Singapura. Ibu Hanifa Ambadar, 36, berusaha memberikan yang terbaik kepada seluruh wanita di Planet Bumi (Buku Manusia) melalui berbagai Daily Website yang telah ia kreasikan.

Hobi blogging, oke juga loh. Syukur-syukur bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Buktinya dari rajin membaca dan menulis di internet, terutama informasi tentang masalah-masalah sosial, Ibu Hanifa Ambadar, 37, bisa seperti sekarang.

Punya banyak teman, sahabat, kolega, memiliki banyak ide yang bisa dituangkan pada pembicaran, maupun penulisan. Belum lagi tenaga kerjanya yang terus bertambah, karena pertambahan jumlah kerjasama kerja. Kebiasaan yang senantiasa ia kerjakan sejak masih sekolah di Jakarta hingga menempuh jurusan Business Marketing di Southern Illinois University Carbondale Illinois pada tahun 1999.

Tuesday, February 7, 2017

Gitar bernuansa Batik dibuat oleh Pak I Wayan Tuges, 59, setelah belajar selama 2 Tahun kurang

Pak I Wayan Tuges, 59, mengaku dapat ide memadukan seni batik dan gitar berasal dari gurunya, yakni seorang seniman berkebangsaan Kanada dan Amerika Serikat. Pada tahun 2005 dia mulai belajar dan Pada tahun 2007, kreasinya telah di ekspor ke Australia, Kanada, Amerika, dan Negara-negara Eropa.

Keyakinan untuk meraih cita-cita yang diinginkan oleh banyak seniman Indonesia di tingkat internasional memang telah dimiliki sejak belia oleh Pak I Wayan Tuges, 59. Aslinya ia terlahir sebagai pemahat dan bakatnya tersebut telah nampak sejak ia masih berusia sangat belia, yakni umur 5 TAHUN.

Lantas saat ia menginjak pendidikan di Sekolah Dasar, tepatnya kelas 2, si anak desa sudah mampu menjual hasil karyanya ke pasar terdekat. Apa itu ?? “Di desa kami, dulu terkenal dengan burung garuda. Kelas 2 SD saya sudah bisa buat patung garuda dan langsung, itu sudah bisa dipasarin. Dan memang dari siapa saya belajar, dari ayah dan kakek,” jawabnya.

Friday, February 3, 2017

Apa sih Rahasianya ?? Sepatu karya Ibu Nikma Basyar. Cukup 1 Tahun Kerja untuk bisa Ekspor

Memulai bisnis dengan modal seadanya, yakni Rp 500 ribu ketika membangun brand sepatu yang berasal dari namanya sendiri, Nikma Basyar. Kok bisa yah ?? Usaha home industry yang terletak di Desa Terik, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo makin tumbuh berkembang pesat sejak tahun 2014. Padahal semua itu berasal dari angan-angan untuk mempunyai sepatu yang sesuai dan bagus.
Apa sih Rahasianya ?? Sepatu karya Ibu Nikma Basyar bisa Ekspor, setelah
1 Tahun Kerja
Sekitar 12, 5 kilometer ke arah barat kota Sidoarjo, Jawa Timur, tepatnya di Desa Terik, Kecamatan Krian terdapat sebuah usaha pembuatan berbagai barang yang berhubungan dengan fashion. Dari tempat industri rumahan inilah Ibu Nikma Basyar, 36, membuat kerajinan sepatu yang memiliki kualitas ekspor.

Alasannya berbisnis sepatu handmade, karena pada awalnya ia mengalami kesulitan saat kepingin punya sepatu yang sesuai keinginan. Penyebab utamanya, yakni ukuran kakinya yang kecil, dibawah 34. Udah coba cari-cari ke banyak tempat, enggak ketemu juga. Adapun toko langganan, dia harus memesannya terlebih dahulu akan size tersebut. Udah gitu, model sepatu yang dihasilkan kerap kurang sesuai selera.

Friday, January 20, 2017

Planet Surf Telah Tersebar di 31 Kota, Bersama 58 Gerainya

Planet surf memiliki komitmen untuk selalu meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan dengan berbagai inovasi berkelanjutan dan pelayanan yang terintegrasi. Sehingga pengunjung mendapatkan pengalaman berbelanja yang menyenangkan dan nyaman. Berbagai apparel olahraga selancar bermerek Amerika dan Australia, seperti Lipcel, Oakley, Spaider Bold, Insight, Carlf, Volkom, Ray-ban, dan Just Imatic.
Planet Surf Telah Tersebar di 31 Kota, Bersama 58 Gerainya
Tercatat sejak tahun 1996 hingga saat ini, planet surf sudah memiliki 58 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia. Keberhasilan ini mampu tergapai berkat inovasi yang tiada henti dan peran serta komitmen kerja yang profesional dari seluruh rekan usaha, serta selalu mengutamakan pelayanan yang terbaik bagi para pengunjung.

Enggak mudah loh, menjalankan suatu management kerja bersama yang tugasnya melayani kesehatan masyarakat. Semuanya harus selalu siap untuk terlihat rapi dan manis. Belum lagi mereka pun harus mampu memberikan jaminan 100% atau garansi yang memadai. Terlebih saat sang konsumen mendapatkan kekurangan akan produk yang telah dibeli. Mungkin juga, dari situlah cikal bakal akan kata, “Konsumen adalah RAJA.”

Wednesday, January 18, 2017

Pernah terkena PHK, Kini Pak Thamrin Basuki Menjadi Penjual Mainan Kayu yang Sukses

Adalah Pak Thamrin Basuki, 40, pria yang pernah di PHK ini melihat mainan anak sebagai peluang usaha terbaik bagi masa depannya. 8 Tahun silam ia memulai usahanya dan saat ini, usahanya yang bernama Atham Toys mampu mencatat laba bersih sekitar Rp 80 juta per bulan, plus telah memiliki 5 pabrik dan 7 cabang, beserta ribuah sub cabang.
Pernah terkena PHK, Kini Pak Thamrin Basuki Menjadi Penjual Mainan
Kayu yang Sukses
Mainan berbahan kayu. Meskipun peminatnya banyak, tetapi pembuat mainan kayu kian sedikit. Hal tersebut bisa terjadi karena harga akan sumber daya kayu yang terus mengalami kenaikan. Sehingga, banyak usaha pabrikan yang sejenis, harus rela untuk gulung tikar.

Apalagi semakin gencarnya produksi mainan anak-anak berbahan plastik. Banyak distributor mainan berbahan kayu rela untuk pindah haluan dengan mengikuti trend sumber daya tersebut. Namun ternyata, kesempatan yang ada berhasil dijawab dengan baik oleh Pak Thamrin Basuki, 40, bersama usaha mainan kayunya, Atham Toys.

Thursday, January 12, 2017

PT Peksi Gunaraharja, Peternakan Burung Puyuh terbesar di DI Yogyakarta


Biasanya telur burung puyuh, buat teman masakan jenis apa yah? Telur puyuh biasanya menjadi teman makannya bubur ayam dan enggak cuma itu sih. Telur burung puyuh juga enak jadi campuran lauk apapun. Soalnya telur burung puyuh ini banyak gizinya, beberapa diantaranya mengandung protein, lemak, vitamin, dan mineral, selain itu mengandung koline yang dapat memperkuat daya ingat.

Eh, mau melihat peternakan burung puyuh ? Yuk, kita pergi menuju perusahaan bibit burung puyuh. Namanya PT Peksi Gunaraharja yang tedapat di Jl. Raya Cangkringan, Widodomartani, Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. . . . .Wuih. . . . .Banyak banget telur yang terdapat disana. Sebelum dijual ke pasar, biasanya telur-telur ini disortir terlebih dahulu, alias dipilih-pilih, mana kualitasnya yang bagus.

Sunday, January 8, 2017

Inilah cara Salacca Wine meningkatkan taraf ekonomi Warga di Kabupaten Karangasem, Bali

Untuk langkah pengembangan investasi, CV Dukuh Lestari diperkirakan mengeluarkan modal awal sekitar Rp. 500 ribu rupiah saja. Lalu Dana sebesar Rp. 60 juta digelontorkan untuk membeli: berbagai perangkat pabrik yang terletak di Desa Sibetan, pendirian gedung, alat tes alkohol, alat tes kandungan kadar gula atau Refraktometer, dsb.
Inilah cara Salacca Wine meningkatkan taraf ekonomi Warga di Kabupaten
Karang Asem, Bali
Daerah ini merupakan salah satu penghasil buah salak terbesar di pulau Dewata. Kurang lebih memiliki 8 juta pohon salak. Bisa dibayangkan, potensinya yang sedemikian lumayan melimpah pada setiap musim panen sebanyak 2 kali dalam setahun. Rata-rata jumlah hasil panen sebanyak 6 ton per Ha.

Banyak para turis mancanegara yang pernah datang ke Kabupaten Karangasem, Bali, Indonesia menyatakan bila salak disana memiliki khasanah citarasa unik dengan aroma manis yang alami. Atas dasar itulah, CV Dukuh Lestari sejak 1996 memiliki ide untuk mengolah salak menjadi wine lokal. Alasan lain, buah lokal memiliki harga jual yang sangat murah, terutama saat musim panen tiba.

Label

Agama Air Minum Alat Musik Alumunium Angklung Artis Asmara Automotif Bahan Bakar Bali Bambu Bandung Bank Bank Sampah Barang Bekas Batam Batik Becak Beras Besakih Biola Blogspot Boneka Buah-buahan Budaya dan Tradisi Buka Lapak Buku Bunga Burger Burung Cafe Charlie Tjendapati CNBC Cobek Dandung Santoso Daur Ulang Desa Desain Dodol E-mail Eceng Gondok Edie Juandie Ekonomi dan Perdagangan Es Krim Facebook Flipboard Flora dan Fauna Fruit Carving Furnitur Gadget Gamelan Garam Gerai Gerobak Gitar Google Plus Gula Hari Raya Harian Merdeka Haryadi Chou Hewan Hiburan dan Wisata Hidayah Anka Hidroponik Hijab Hotel http://www.duahari.com Hukum dan Politik Indra Karyanto Instagram Internet Internet Marketing ITB Jagung Jajanan Jamu Jamur Tiram Jangkrik Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Jepang Kain dan Pakaian Kaleng Kalimantan Kamera Kapal Laut Karaoke Kartun Kecantikan Kecap Keju Kelautan Kelinci Kemasyarakatan Kendaraan Kerajinan Kereta Kertas Kiat dan Tip Kisah Hidup Koki Komputer dan Teknologi Kopi Koran Kuda Pustaka Kuliner Kumpulan Kurir LA Time Laptop Si Unyil Lidah Buaya Linkedin Liputan 6 Logam Lukisan Kayu Madu Mahasiswa Mainan Anak-Anak Makanan dan Minuman Malang Martabak Masyarakat dan Persoalannya Matras Melukis & Menggambar Metro TV Mineral Miniatur Minyak Atsiri Mitra Mobil Motor Musik Nana Mulyana Narapidana Net TV Ngatmin Biola Bambu Obat dan Kesehatan Olah Raga Ondel-Ondel Online Organik Organisasi Sosial Pameran Panama Papers Pantang Menyerah Papan Selancar Paper Quilling Pariwisata Peluang Usaha Pemulung Pencucian Pendidikan Penelitian Penemuan Penyanyi Penyiar Peralatan Perhiasan Perikanan Permainan Perpustakaan Pertanian dan Perkebunan Perumahan Peternakan Pinterest Plastik Proses Produksi Psikologi dan Mental Putu Gede Asnawa Dikta Puyuh Radio Rancangan Rendang Resep dan Masakan Restoran Robot Roti Salak Sambal Sampah Sandal Sapi Sayur Mayur Sejarah dan Peradaban Sekolah Semarang Seni Seni Pahat Sepatu Sepeda Sindo News Slamet Triamanto Spa Strikingly Suprapto Surabaya Surat Kabar Tahun Baru Tas Tattoo Techno Park Teh Tekhnologi Televisi Telur Terrarium Tukang Cukur Tumang Twitter Venta Agustri Vespa Wanita dan Keindahan Wawancara Wayang Website Wetz Shinoda What's Up Wine Wordpress Yoga Yogyakarta You Tube