Friday, July 8, 2011

Cara membuat Pizza rasa Singkong


Singkong merupakan tanaman ‘rakyat’ yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Dahulu makanan ini terkenal dengan makanan kelas menengah bawah, yang hanya dikonsumsi oleh masyarakat desa.

Namun saat ini image itu tidak berlaku. Seiring berkembangnya jaman singkong kini tidak lagi dipandang sebelah mata. Karena telah banyak hadir makanan dengan olahan singkong yang berubah menjadi makanan modern.

Thursday, July 7, 2011

Kiat menyaringkan Kicauan Burung dengan master isian

Pejantan dan betina dapat dibedakan dengan kalung titik hitam yang melingkar di leher betina. Cara termudah untuk membedakannya adalah setelah dewasa. Penjantan memiliki nyanyian yang menyenangkan dan dinyanyikan teratur sepanjang hari.
Kiat menyaringkan Kicauan Burung dengan master isian
Bagi para kicaumania, master kicauan menjadi sesuatu hal yang penting. Pasalnya burung kicauan akan berhasil bunyi tergantung pada pemasteran yang dilakukan oleh si empunya.

Banyak burung yang bisa digunakan untuk master. Burung rio-rio misalnya, sebelum adanya lomba burung masteran nama burung rio-rio tak terdaftar sebagai burung lomba ataupun burung favorit melainkan hanya sebagai burung pelengkap saja, yaitu sebagai pemaster burung lomba lainnya. Namun burung asal Sulawesi ini kini mulaidilir oleh para kicaumania. Karena kemampuannya sendiir yang sudah mampu menirukan berbagai jenis suara burung lainnya.

Cimol, Cilok dan Cireng, Jajanan kecil yang sedang laku

Entah karena laris, entah karena sebab yang lain, saat ini beberapa orang mulai melirik peluang usaha berjualan ketiga jajanan ini. Mereka biasanya berasal dari beberapa daerah di Jawa Barat, seperti Garut, Bandung, dan Kuningan. Mereka memilih berjualan cilok, cimol dan cireng daripada membuka usaha warung bubur kacang hijau atau burjo, seperti beberapa tahun lalu.
Ini cerita tentang bisnis kuliner di Yogya. Tetapi, ini bukan soal sistem waralaba kuliner yang kini sedang digandrungi para pebisnis kuliner. Ini hanya kisah jajanan, makanan kecil, makanan ringan. Kelasnya pun hanya kelas rakyat. Ya, jajanan rakyat yang dijual para pedagang kaki lima.

Entah siapa yang pertama mengawali berjualan di kota Yogya. Tetapi, saat ini jajanan yang disebut cilok, cimol dan cireng mudah ditemui di sudut-sudut kota Yogya. Yang pasti, warga Yogya pun menyukai jajanan berbahan dasar tepung kanji ini. Terbukti, entah anak kecil maupun orang dewasa, mereka tak lagi ragu untuk mencicipi jajanan asli Bandung ini.

Kemoceng, Bulu Ayam tumpuan hidup para Pedagang Kecil

Pria itu bernama Djumari. Di usianya kini yang menginjak 54 tahun, ayak empat orang anak ini masih aktif bekerja untuk membiayai keluarganya. Usaha yang ia geluti saat ini memang terbilang jarang dilirik orang. Ia bekerja sebagai pembuat sekaligus pedagang kemoceng, yang terbuat dari bulu ayam.
Siang itu, suasana di sekitar jalan Malioboro sangat ramai. Di bawah terik matahari yang menyengat tubuh, dari kejauhan seorang pria separuh baya dengan kemeja kotak-kotak, dengan sandal jepit berjalan pelan di atas trotoar sambil sesekali berhenti di rumah dan toko yang dilewatinya. Berhenti sembari menawarkan dagangan yang ia pikul.

Pria itu bernama Djumari. Di usianya kini yang menginjak 54 tahun, ayak empat orang anak ini masih aktif bekerja untuk membiayai keluarganya. Usaha yang ia geluti saat ini memang terbilang jarang dilirik orang. Ia bekerja sebagai pembuat sekaligus pedagang kemoceng, yang terbuat dari bulu ayam.

Aldi Priambodo. Dalang Anak, Penerus Masa Depan Wayang

Tulisan ini didasari pengamatan terhadap pertunjukan wayang kulit yang dikemas secara apik oleh Mas Aldi Priambodo. Memulai segalanya menjadi Dalang sejak usia 13 tahun, kini ia sudah tak lagi ragu menobatkan dirinya sebagai dalang yang mumpuni. Lantunan indah akan khasanah budaya jawa selalu mendermakan dirinya untuk yang terbaik bagi masyarakat.
Aldi Priambodo. Dalang Anak, Penerus Masa Depan Wayang
Aldi Priambodo memang masih berusia 13 tahun. Tapi, saat ajang Festival Dalang Andak se-DIY yang digelar oleh Dinas Kebudayaan Provinsi DIY bekerja sama dengan Pepadi DIY di Pendapa Ndalem Yudhaningratan, ia terlihat penuh percaya diri. Aldi adalah salah satu dalang anak yang unjuk kepiawaian pada festival dalang yang diikuti anak-anak usia 8 – 15 tahun.

Nomor undian pertama yang berada dalam genggamannya, tak membuat Aldi menjadi grogi. Sudah lama ia mempersiapkan diri. Kelir yang terbentang seperti siap menjadi saksi perjalanannya menjadi seorang dalang. Pun deretan wayang tersusun rapi di atas gedebog.

Arang Bambu, Peluang bisnis dengan Harga Jual yang luar biasa

Multiguna.

Selama ini potongan-potongan bambu limbah dari kerajinan mebel dan penganyaman gedhed, hanya jadi bahan bakar. Padahal, limbah bambu tersebut punyai nilai ekonomi yang menggiurkan, bila diolah menjadi arang.

Sebuah kelompok kegiatan bernama Omah Areng dusun Kamal Kulon, Margomulyo, Seyegan, Kabupaten Sleman, tergerak mempelopori pengolahan limbah bambu menjadi arang ajaib. Kelompok yang berdiri pada bulan Mei 2009 itu, mampu menangkap peluang arang bambu menjadi bisnis yang berprospek cerah.

Patung Cumplung membawa Untung

Ada-ada aja nih cerita nyata. Gara-gara Pak Jumari rajin datang mengunjungi makam keramat, beliau mendapatkan wasiat yang sangat mujur. Modal awalnya 500 rupiah untuk membeli Cumplung (Buah kelapa yang jatuh dari pohonnya karena busuk), dia berhasil menggandakan pengeluaran tersebut menjadi Rp. 10.000 setelah mengkaryakan cumplung jadi kerajinan kepala monyet. Saat ini, produk kerajinannya sudah sering di pasarkan hingga ke Eropa.
Patung Cumplung membawa Untung

Semula hanya penganyam bambu untuk langit-langit rumah. Tapi, kini Jumari sukses sebagai pengrajin. Produknya mampu menembus pasar negara-negara tetangga, bahkan sampai Timur Tengah.

"Semula, kami memang hidup dengan menganyam kulit bambu. Sampai tahun 1990-an anyaman bambu masih jaya. Saya biasa tidak pulang seminggu sekali karena sibuk mengerjakan proyek pemasangan langit-langit rumah di luar kota," kata Jumari.

Monday, July 4, 2011

Bakso Mercon, Ada kejutan di setiap Gigitannya

Anda penggemar bakso? Jika iya, sayang kalau melewatkan menu bakso yang satu ini. Bakso mercon begitu namanya. Berawal dari kenangan khusus Inge, pemilik menu bakso mercon ini.


Dengan olahan bakso mercon ini untuk pertama kalinya ia doyan makan daging sapi. “Saya sebenarnya ingin makan daging sapi tetapi tidak doyan kalau saya hanya di makan begitu saja lalu saya bikin bakso dan ternyata enak,” urainya.

Satu mangkok bakso mercon terdiri lengkap dari 4 bakso, antara lain 2 bakso isi daging, 1 bakso mercon, 1 bakso isi telur dan pangsit isi tahu. Yang gunik dari bakso mercon ini, daging sapinya dimasak balado daging pedas, sehingga ada citarasa yang lain menggigit saat dikunyah.

Cara mengawetkan Telur Puyuh

Mencegah telur puyuh untuk rentan busik itu perlu dilakukan upaya pengawetan.
Telur puyuh rentan busuk. Mencegah itu, perlu dilakukan upaya pengawetan. Tujuannya, mencegah keluarnya air dari dalam telur. Beberapa proses pengawetan telur utuh yang diawetkan bersama kulitnya antara lain” proses pendinginan, pembungkusan kering; pelapisan dengan minyak dan pengasinan.

Untuk menjaga kesegaran dan mutu isi telur diperlukan teknik penanganan yang tepat agar tak mengurangi kandungan nutrisi yang ada pada telur puyuh.

Mantan Tukang Becak Beromzet Rp 2 juta Sehari

Kerja di Jakarta ternyata tak semanis yang dibayangkan. Demi tercukupinya kebutuhan harian, Suharjo, 42, berpetualang dari satu pabrik ke pabrik lainnya. “Upah yang saya peroleh selalu kurang. Makanya selalu mencari pabrik yang bias member upah layak. Ternyata, selama di Jakarta saya tak menemukan itu,” tambahnya.Pantang Menyerah

Pahit getir kehidupan telah dialami Suharjo (42). Pria lulusan sekolah peternakan itu, pernah menjadi buruh di Jakarta. Pernah pula jadi tukang becak dan kerja serabutan.

Ternyata kerja mengandalkan ijazah, hasilnya tak seberapa,” tutur Suharjo, mengawali kisahnya. Kerja keras bertahun-tahun, tak membuatnya mengalami lonjakan kesejahteraan. Gajinya hanya cukup buat makan sehari-hari. Itu pun, dia harus bekerja ekstra keras. Ibaratnya, memeras keringat.

Bertahun-tahun Banting Tulang Ketemu Hoki di Warung Makan

Beberapa bulan buka, warung tetap sepi. Suharjo rugi, warung baksonya gulung tikar. Tak mau menyerah dan kehilangan harapan. Suharjo alih bidang, ganti usaha warung makan. Ternyata, warung makan lebih prospektif. Menu andalannya iwak kali. Sopir-sopir mangkal dan makan setiap hari di warungnya. Usaha warung makan Suharjo berjalan sukses.Hoki di Warung Makan

Artikel sebelumnya. Suharjo (42), warga Janti Jantisrono Nanggulan, Kulon Progo, hanya tamatan sekolah kejuruan menengah atas jurusan peternakan. Tetapi, pria ini telah banyak makan asam garam kehidupan. Suami Tri Yuniati (40) ini, sukses membuka warung makan sederhana di perempatan Janti Naggulan. Omzetnya Rp. 2 juta sehari.

Penghasilan ini jauh lebih banyak dari yang pernah diperolehnya selama menjadi buruh pabrik di Jakarta. Suharjo, memang mantan buruh pabrik. Juga buruh serabutan dan penarik becak di Jakarta. Pekerjaannya yang berpindah-pindah itu memang sengaja. Katanya, ingin mencari penghasilan lebih baik. “Ternyata, bekerja mengandalkan ijazah itu hasilnya Cuma sedikit. Tidak bisa apa-apa, kecuali hanya untuk makan,” tuturnya.

Pulau Kabung, tempat mencari ikan paling mudah yang Sangat Indah

Pulau Kabung terletak di Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya, kabupaten Bengkayang. Pulau ini mendapat julukan “Pulau Seribu Bagan” karena jumlah bagan di sini banyak sekali. Bagan adalah bangunan berupa tiang-tiang, tempat nelayan mencari ikan dengan jarring bias diangkat. Bagan-bagan ini didirikan di atas karang. Tiang bagan dibuat dari kayu nibung (sejenis lontar) dengan tinggi 18 meter lebih. Di atas bagan, ada pondok, mungil beratap daun nipah. Bila terkena ombak, tiang-tiang bagan akan bergoyang-goyang. Seruuuu.Pulau Kabung adalah sebuah pulau kecil di perairan Kalimantan Barat. Pulau ini dikenal sebagai “Pulau Seribu Bagan” yang menghasilkan berton-ton ikan teri.

Teluk Suak

Untuk ke Pulau Kabung, kita bias naik perahu dari Teluk Suak. Teluk Suak terletak sekitar 70 kilometer dari Pontianak kea rah Singkawang. Hanya ada 2 perahu yang melayani penduduk Pulau Kabung. Setiap perahu hanya bias berlayar satu kali dalam sehari. Pagi, berangkat jam 06.00 dari dermaga Pulau Kabung ke Teluk Suak. Siang, berangkat jam 12.00 dari Teluk Suak ke Pulau Kabung.

Ayo, mencoba Jadi “Raksasa” di Barcelona bersama Miniatur Unik


Miniatur-miniatur yang terdapat pada Catalunya En Miniatura itu bentuknya sama persis, lo, dengan aslinya. Jumlah seluruh miniatur adalah 147 buah. Lahannya seluas 60.000 meter persegi. Lahan yang sejuk karena banyak pohonnya itu, kira-kira sama luasnya dengan 12 kali lapangan sepak bola.Catalunya En Miniatura

Di Torrelles de Llobregat, kira-kira 17 km dari Barcelona, ada sebuah taman mini. Namanya Catalunya En Miniatura atau Taman Mini Catalunya. Catalunya adalah sebuah daerah otonom di Spanyol dengan ibukota Barcelona.

Catalunya En Miniatura adalah komplek wisata miniatur terbesar di dunia. Perlu waktu 30 menit bila anda menggunakan kendaraan dari Barcelona untuk sampai di sana.

Tempat wisata ini memiliki koleksi bangunan mini berbentuk gereja, benteng, istana, bukit, dan jembatan tua. Bangunan-bangunan itu adalah miniatur dari bangunan tua dan indah yang ada betulan di wilayah Catalunya.

Kawin Siri Siapa yang diuntungkan ?

Kawin siri, mungkin juga yang lain, adalah pilihan hidup. Dasar alasannya memang macam-macam, tetapi kalau sudah menyangkut agama dan keyakinan hidup, maka orang yang bersangkutan akan mempertanggung jawabkan perbuatannya.Alasan, kenapa kawin siri dijalankan, antara lain untuk menghindari perzinahan. Karena zinah itu dosa. Untuk itu harus dihindarkan agar tidak terjerumus dalam tempat yang menakutkan, yaitu neraka.

Alasan lain, selain menghindari dosa, yakni untuk menunggu waktu yang tepat agar kedua mempelai benar-benar siap secara fisik dan mental. Misalnya menunggu agar yang bersangkutan menyelesaikan kuliah dulu.

Meski dengan berbagai alasan, namun ada sejumlah fakta bahwa kawin siri akhirnya memunculkan persoalan di kemudian hari. Soal legalitas formal negara, status perkawinan, hak-hak yang berkaitan dengan kawin siri, dan juga anak.

Saturday, July 2, 2011

Proses pembuatan Gula Semut

Sekitar 10 tahun, Murdiningsih menjalani aktivitas sebagai pembuat gula semut di tempat itu. Sebelumnya, ia hanya memproduksi gula bathok (gula Jawa) di rumahnya dalam skala kecil.   Murdiningsih harus bekerja karena sang suami telah tiada. Meski demikian, bukan berarti kebutuhan rumah tangga sehari-hari ia tanggung sendiri.   “Syukurlah, anak saya yang pertama sudah bekerja, sudah punya anak dan tinggal sendiri. Tapi kadang pulang ke rumah seminggu sekali,” ujar ibu dua anak tersebut.Ide selalu saja muncul dalam diri Sugiyo (55). Pengusaha yang mengakomodir kebutuhan petani ini, tak ingin statis dalam menjalani hari demi harinya. Sebagai seorang pengusaha, ia sadar, sebuah inovasi selalu mendatangkan dampak yang baik. Tak terkecuali dengan ide membuat gula kristal, atau bisa disebut gula semut, selama 10 tahun terakhir.

Saat anak-anak memulai rutinitas belajar di sekolah, beberpaa ibu bergegas ke sebuah rumah produksi di Penggung, Hargorejo, Kokap, Kulonprogo. Meski mayoritas warga menjadi petani, beberapa perempuan yang tidka mau menggantungkan hidupnya pada suami, memilih bekerja menjadi buruh di rumah produksi Kelompok Tani Sumber Rejeki yang dikelola oleh Sugiyo.

Syarifudin Umar, bebaskan 39 Koruptor

Menurut Wakil Koordinator ICW Emerson Yuntho, ”Dia telah membebaskan sedikitnya 39 terdakwa kasus korupsi selama berdinas di pengadilan negeri Makassar dan Jakarta Pusat,” katanya. Padahal, hakim Syarifudin pernah diangkat sebagai hakim karier di Pengadilan Tipikor berdasarkan SK No 041/KMA/K/III/2009 tertanggal 18 Maret 2009. Namun karena mendapatkan kritik dari sejumlah kalangan (media, akademisi, praktsi hukum dan LSM) akhirnya SK pengangkatan Syarifuddin Umar tersebut dibatalkan.
Hampir tidak percaya mendengarnya. Hakim Pengawas Kepailitan PC Jakarta Pusat, Syarifudin Umar, tertangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah menerima uang sebesar Rp. 250 juta dari Pugus Wirawan, curator PT Skycamping Indonesia.

Lebih sulit dipercaya lagi, ternyata hakim yang dianggap berprestasi itu telah membebaskan 39 koruptor. Putusan bebas yang diberikannya kepada para koruptor itu bukan hanya saat di PN Jakarta Pusat saja. Ketika masih bertugas di PC Makassar pun hal itu sudah dilakukannya. Alhasil, NKRI semakin jauh darikondisi bebas korupsi karena aparat penegak hukumnya bisa dikendalikan oleh kaum koruptor.

Hakim PN Jakarta yang telah membebaskan 39 koruptor

Kontroversi memang.

Setelah membebaskan terdakwa Gubernur Bengkulu non aktif Agusrin Najamuddin, lalu disusur keputusan bebas untuk Koesprawoto, R Heru Suyanto dan Eddy Sarwono, siapa lagi yang tercatat menanam kerugian bagi negara? Semuanya berjumlah 39 koruptor yang notabene, bila dana yang dikorup dijumlahkan,d apat untuk membangun sebuah kota modern. Dari para koruptor, berapa rupiah “disumbangkan” kepada hakim Syarifudin, SH sebagai “balas jasa” atau “ucapan terimakasih”. Kasus inilah yang meresahkan masyarakat hukum di Indonesia.

Masih belum terungkap, siapa saja yang telah dibebaskan dengan alasan, ”Kalau mereka tidak terbukti bersalah, mengapa harus dihukum?”, kilah Syarifudin melalui layar kaca beberapa waktu lalu. Ternyata, masih ada yang terungkap. DI antaranya, Wakil Bupati Tana Toraja (1999 – 2004) dalam kasus korupsi dana APBD dengan kerugian sebesar Rp. 650 juta, yang semula dituntut 6 tahun pidana penjara kemudian diputus bebas.

Kejujuran, Kunci Utama dalam Membangun Usaha


Meski berlabel Industri rumahan, rumah produksi gula semut yang dikelola oleh Sugiyo terbilang sukses. Tidak sedikit industri serupa yang jatuh. Masalah memang selalu saja datang silih berganti. Namun bagi Sugiyo, di samping masalah haruslah diiringi oleh doa dan hal terbaik yang selalu mengiringi.

Kejujuran itu kunci utama untuk membangun usaha. Mungkin segala hal memang harus dilandasi oleh kejujuran. Namun, untuk gula semut sendiri, saya selalu berusaha jujur kepada semua pembeli, petani maupun pekerja,” tegasnya.

Kisah Sukses Mantan TKI yang jadi Juragan Telur Puyuh

Banyak kisah TKI bernasib naas. Kalau pun tidak, TKI yang pulang kampung acapkali gagal memanfaatkan uang yang dikumpulkannya selama bekerja di luar negeri. Lalu, bingung mencari pekerjaan lagi dan selamanya hanya menjadi kuli. Padahal, menjadi kuli di negeri sendiri penghasilannya tak mungkin sama dengan di luar negeri.

Sementara itu, usia produktifnya dihabiskan di negeri rantu. Pulang sudah usia setengah tua. Sudah tak bisa punya daya tawar memilih pekerjaan. Lebih parah lagi, mantan TKI cenderung malas bekerja dengan gaji rendah. Sebab, sudah terbiasa dengan gaji besar di luar negeri.

Tato telah menjadi Gaya Hidup Perempuan

Untuk mengekspresikan rasa keindahan, tato dinyatakan sebagai salah satu cara terbaik. Tato sendiri dinyatakan sebagai suatu nilai budaya yang memiliki muatan seni dan keindahan. Tetapi kini tato mulai menjamah tubuh perempuan. Itu sebabnya, tak sedikit perempuan seperti berlomba-lomba mempercantik diri mereka dengan aneka lukisan di sekujur tubuh. Tato pun tak ubahnya sebuah tren mode. 
Banyak hal yang bisa dibedah dalam diri perempuan dan kehidupannya. Berbagai pandangan yang pro maupun yang kontra bahkan masih terus mengiringi langkah seorang perempuan. Juga tatkala mempersoalkan eksistensi mereka, baik ketika tampil sebagai individu maupun bagian dari kelompok tertentu. Ini berlaku pula ketika mempersoalkan perempuan dan tato, atau perempuan bertato.


Tato sesungguhnya bermuatan seni dan keindahan. Beberapa tahun silam, tato hanya dilukis di atas anggota tubuh laki-laki. Ia bahkan disebut sangat laki-laki. Tetapi kini tato mulai menjamah tubuh perempuan. Itu sebabnya, tak sedikit perempuan seperti berlomba-lomba mempercantik diri mereka dengan aneka lukisan di sekujur tubuh. Tato pun tak ubahnya sebuah tren mode.

Ekologi Pertemanan ala grup Band Van Halen

Perjalanan grup band asal Belanda yang bernama Van Halen perlu kiranya kita amati. Mereka hebat, kaya dan terkenal di kancang musik dunia. Tapi, apa yang sebenarnya terjadi di belakangnya. Yuk, kita simak sama-sama.Kalimat mengharukan digulirkan Sammy Hagar -mantan vokalis Van Halen yang kini mengibarkan bendera Chickenfoot bersama Joe Satriani, Michael Anthony dan Chad Smith – saat di wawancara Dr Drew di HLN CNN. Ketika disinggung soal Eddie Van Halen, dengan lugas Hagar menjawab: “Keinginan saya, sebelum kita (Hagar dan Eddie) meninggal, berteman kembali!”

Menghentak. Pun bagi Dr Drew yang kemudian mengungkapkan, bahwa Eddie Van Halen sebal terhadap Hagar. “Saya sungguh tidak tahu permasalahannya. Mungkin ada sedikit kecemburuan. Jika saya dapat kesempatan berkawan dengan Eddie lagi, akan saya lakukan detik ini juga,” tegas Hagar.

Solusi berpacaran dalam menyingkapi keadaan saat ini

Uang kas untuk kegiatan pacaran. Perlu atau enggak yah ??  Kondisi keuangan yang cukup berbeda pada masing-masing pasangan, hal yang dapat membuat Jalinan Asmara semakin lebih awet dan erat.Cinta berat diongkos, mungkin kalimat ini sudah jarang terdengar. Namun, jika cinta berat dimakan tentunya setiap orang pernah merasakan. Makan berdua dengan orang terkasih, tentunya mengasyikkan. Jika dilakukan setiap hari? Bisa bangkut tentunya. Uang kas pacaran pun jadi solusinya.

Ini yang coba diterapkan oleh Rudi (21) bersama kekasihnya Dewi (20) saat ini. Bukannya takut di bilang pelit atau nggak modak. Cowok asal Balikpapan ini mengatakan keputusan ini sengaja diambilnya untuk menyehatkan kondisi keuangan masing-masing.

Kisah Nikah Siri yang Bermotif Ekonomi

Keinginan melanjutkan kuliah, menjadi alasan penting ketika menikah siri dengan duda beranak 3. Salah satu anak suami sirinya itu sebaya dengan Ulfa. Pertimbangan biaya kuliah menjadikannya mau dinikahi di bawah tangan. Dia berkisah, almarhum ayahnya dulu hanyalah seorang karyawan Swasta. Tak meninggalkan uang pensiunan.Jika merujuk pada legal formal, nikah siri memang bertentangan dengan undang-undang. Tapi faktanya, tak sedikit pasangan memilih menikah secara siri dengan berbagai alasan.

Sebut saja Ulfa (19), gadis manis mahasiswi sebuah PTS terkemuka di Yogya utara ini naanya sudah disamarkan. Mengaku menjalani nikah siri sudah 2 tahun tepatnya, sejak lulus SMA.

Keinginan melanjutkan kuliah, menjadi alasan penting ketika menikah siri dengan duda beranak 3. Salah satu anak suami sirinya itu sebaya dengan Ulfa. Pertimbangan biaya kuliah menjadikannya mau dinikahi di bawah tangan. Dia berkisah, almarhum ayahnya dulu hanyalah seorang karyawan Swasta. Tak meninggalkan uang pensiunan. Dia anak sulung dari 4 bersaudara. Ibunya yang membuka warung makan kecil di Banjarnegara. Hasilnya tak mampu memenuhi semua kebutuhan. Apalagi bila harus mengkuliahkan Ulfa.

Label

Agama Air Minum Alat Musik Alumunium Angklung Artis Asmara Automotif Bahan Bakar Bali Bambu Bandung Bank Bank Sampah Barang Bekas Batam Batik Becak Beras Besakih Biola Blogspot Boneka Buah-buahan Budaya dan Tradisi Buka Lapak Buku Bunga Burger Burung Cafe Charlie Tjendapati CNBC Cobek Dandung Santoso Daur Ulang Desa Desain Dodol E-mail Eceng Gondok Edie Juandie Ekonomi dan Perdagangan Es Krim Facebook Flipboard Flora dan Fauna Fruit Carving Furnitur Gadget Gamelan Garam Gerai Gerobak Gitar Google Plus Gula Hari Raya Harian Merdeka Haryadi Chou Hewan Hiburan dan Wisata Hidayah Anka Hidroponik Hijab Hotel http://www.duahari.com Hukum dan Politik Indra Karyanto Instagram Internet Internet Marketing ITB Jagung Jajanan Jamu Jamur Tiram Jangkrik Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Jepang Kain dan Pakaian Kaleng Kalimantan Kamera Kapal Laut Karaoke Kartun Kecantikan Kecap Keju Kelautan Kelinci Kemasyarakatan Kendaraan Kerajinan Kereta Kertas Kiat dan Tip Kisah Hidup Koki Komputer dan Teknologi Kopi Koran Kuda Pustaka Kuliner Kulit Kumpulan Kurir LA Time Laptop Si Unyil Lidah Buaya Linkedin Liputan 6 Logam Lukisan Kayu Madu Mahasiswa Mainan Anak-Anak Makanan dan Minuman Malang Martabak Masyarakat dan Persoalannya Matras Melukis & Menggambar Metro TV Mineral Miniatur Minyak Atsiri Mitra Mobil Motor Musik Nana Mulyana Narapidana Net TV Ngatmin Biola Bambu Obat dan Kesehatan Olah Raga Ondel-Ondel Online Organik Organisasi Sosial Pameran Panama Papers Pantang Menyerah Papan Selancar Paper Quilling Pariwisata Peluang Usaha Pemulung Pencucian Pendidikan Penelitian Penemuan Penyanyi Penyiar Peralatan Perhiasan Perikanan Permainan Perpustakaan Pertanian dan Perkebunan Perumahan Peternakan Pinterest Plastik Proses Produksi Psikologi dan Mental Putu Gede Asnawa Dikta Puyuh Radio Rancangan Rendang Resep dan Masakan Restoran Robot Roti Salak Sambal Sampah Sandal Sapi Sayur Mayur Sejarah dan Peradaban Sekolah Semarang Seni Seni Pahat Sepatu Sepeda Sindo News Slamet Triamanto Spa Strikingly Suprapto Surabaya Surat Kabar Tahun Baru Tas Tattoo Techno Park Teh Tekhnologi Televisi Telur Terrarium Tukang Cukur Tumang Twitter Venta Agustri Vespa Wanita dan Keindahan Wawancara Wayang Website Wetz Shinoda What's Up Wine Wordpress Yoga Yogyakarta You Tube