Showing posts with label Putu Gede Asnawa Dikta. Show all posts
Showing posts with label Putu Gede Asnawa Dikta. Show all posts

Friday, November 25, 2016

Safari Cita-Cita: Menumbuhkan Semangat Membaca sejak dini bagi siswa Sekolah Dasar

Safari Cita-Cita merupakan satu dari 9 program prioritas Rare Semesta yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat kesungguhan/cita sejak dini. Program ini dilaksanakan dengan merangkul berbagai pihak yang sevisi berlandaskan semangat kesukarelawanan.
Safari Cita-Cita: Menumbuhkan Semangat Membaca sejak dini bagi
siswa Sekolah Dasar
Cara terbaik dalam membangun kesadaran budaya membaca sejak dini adalah memberikan kesempatan yang lebih besar bagi siswa untuk terlibat pada suatu kegiatan. Apakah itu untuk hiburan dan rekreasi, atau sebagai suatu keharusan bagi suatu jenjang studi dan proses penelitian.

Di samping itu, kebiasaan membaca rutin memiliki fungsi dan manfaat bagi kesehatan dan kesejahteraan anda secara keseluruhan. Dijelaskan pula, membaca juga mampu menghasilkan manfaat bagi perkembangan mentalitas pembaca. Yakni: meningkatkan keterampilan emosi, kemampuan sosial, dan kesadaran dalam membangun kreativitas.

Friday, October 28, 2016

Gema Literasi Besakih, Tanamkan Cinta Sastra Sejak Dini

Kegiatan yang digelar di Wantilan Sri Ksari Warmadewa, Besakih, diikuti oleh delegasi SD Gugus V se-Kedesaan Besakih dan PAUD di Desa Besakih. “Jumlah peserta dari tingkat SD adalah 36 siswa, dan PAUD 20 siswa,” ujar Ketua Panitia. Kategori lomba untuk SD adalah berpidato, mendongeng, dan cipta puisi, sedangkan pada tingkat PAUD ada lomba mewarnai. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh  Asisten II Bupati Karangasem dan dihadiri oleh instansi terkait mulai dari tingkat kabupaten sampai tingkat desa. Panitia Pelaksana mengungkap bahwa kegiatan ini merupakan aksi perdana dalam upaya mendukung program Gerakan Indonesia Membaca dan Gerakan Karangasem Membaca, pada kesempatan itu pula disampaikan ucapan selamat atas prestasi Adik Rista dari Besakih sebagai ikon anak Karangasem dan prestasi Tim Literasi Bali sebagai juara II dalam Festival Literasi di Palu, Sulawesi Tengah.
Gema Literasi Besakih, Tanamkan Cinta Sastra Sejak Dini
(Besakih, 22/10/2016). Gemar membaca sejatinya harus ditanamkan sejak dini, agar mendarah daging dalam diri anak, bawasanya itulah yang ingin ditumbuhkan oleh panitia pelaksana Gema Literasi Besakih (GLB) I (pejuang-red). Kegiatan “Gema Literasi Besakih” (GLB) I merupakan kegiatan perdana dengan mengusung cinta sastra di dalamnya dan bertujuan untuk merangkul dan mewadahi potensi generasi di Besakih khususnya siswa Sekolah Dasar (S)D dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Serangkaian dengan peringatan Bulan dan Bahasa Sastra Indonesia, kegiataan yang diadakan pada 22 Oktober 2016 ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pengembangan potensi siswa SD dan PAUD.

Kegiatan yang digelar di Wantilan Sri Ksari Warmadewa, Besakih, diikuti oleh delegasi SD Gugus V se-Kedesaan Besakih dan PAUD di Desa Besakih. “Jumlah peserta dari tingkat SD adalah 36 siswa, dan PAUD 20 siswa,” ujar Ketua Panitia. Kategori lomba untuk SD adalah berpidato, mendongeng, dan cipta puisi, sedangkan pada tingkat PAUD ada lomba mewarnai. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh  Asisten II Bupati Karangasem dan dihadiri oleh instansi terkait mulai dari tingkat kabupaten sampai tingkat desa. Panitia Pelaksana mengungkap bahwa kegiatan ini merupakan aksi perdana dalam upaya mendukung program Gerakan Indonesia Membaca dan Gerakan Karangasem Membaca, pada kesempatan itu pula disampaikan ucapan selamat atas prestasi Adik Rista dari Besakih sebagai ikon anak Karangasem dan prestasi Tim Literasi Bali sebagai juara II dalam Festival Literasi di Palu, Sulawesi Tengah.

Saturday, September 24, 2016

Indahnya hasil Revitalisasi Desa di Pulau Dewata dan Pak Putu Gede Asnawa Dikta adalah tokohnya

Inspirasi bagi warga desa bisa datang dari mana saja, tak terkecuali dari fenomena yang dimiliki sejak 1920-an dan Pak Putu Gede Asnawa Dikta adalah seorang mahasiswa yang berusaha merevitalisasi keunggulan tersebut. Hanya dalam kurun waktu selama 4 tahun saja, ia telah berhasil merealisasikan programnya pada sektor primer (pertanian) dan sektor tersier (pariwisata).   Saat ini, Masyarakat di Desa Sibetan, Kabupaten Karangasem, Bali, berani memPROKLAMIRkan daerahnya sebagai wilayah AGROWISATA BARU di Pulau Dewata. Bahkan mereka juga telah mampu mengolah buah salak menjadi beragam kebutuhan panganan, mulai dari manisan, dodol, keripik, sirup, caramel, hingga produk kopi. Serta dari sekian jenis olahan, salak pun bisa menghasilkan minuman khas dari Budaya Italia dan sejak tahun 2013, mereka sudah mengekpor produk tersebut ke Eropa.   UNIK-nya lagi! Anda dan para wisatawan yang datang, TIDAK akan pernah menemukan HOTEL disana. Jadi, setiap masyarakat desa siap memberikan fasilitas home stay (rumah singgah) dan paket field trip (jalan-jalan berkeliling desa), serta menghadirkan khasanah budaya Pulau Dewata pada setiap perjumpaan. . . . . . . Wow, Menarik sekali tampaknya.
Indahnya hasil Revitalisasi Desa di Pulau Dewata dan Pak Putu Gede Asnawa
Dikta adalah tokohnya
Pengembangan sektor pertanian yang digabung dengan unsur wisata merupakan sebuah terobosan yang memiliki manfaat ganda. Aktivitas ini berbeda dari lainnya. Ketika wilayah terus digali, pastinya semua itu tidak akan pernah habis, tak pernah sepi, terutama saat fungsi dan manfaat mampu berinteraksi.

Di sisi lain, memperhatikan para pengunjung ceria, senang, dan sangat jarang yang datang sendirian, memberi rasa yang tak ternilai. Harapan tanpa harus merogoh kocek besar, mereka bisa menikmati keindahan alam yang luar biasa ini. Belum lagi, animo yang cukup tinggi datang dari masyarakat perkotaan, mereka kerap menyukai rutinitas ringan guna melepas kepenatan.

Label

Agama Air Minum Alat Musik Alumunium Angklung Artis Asmara Automotif Bahan Bakar Bali Bambu Bandung Bank Bank Sampah Barang Bekas Batam Batik Becak Beras Besakih Biola Blogspot Boneka Buah-buahan Budaya dan Tradisi Buka Lapak Buku Bunga Burger Burung Cafe Charlie Tjendapati CNBC Cobek Dandung Santoso Daur Ulang Desa Desain Dodol E-mail Eceng Gondok Edie Juandie Ekonomi dan Perdagangan Es Krim Facebook Flipboard Flora dan Fauna Fruit Carving Furnitur Gadget Gamelan Garam Gerai Gerobak Gitar Google Plus Gula Hari Raya Harian Merdeka Haryadi Chou Hewan Hiburan dan Wisata Hidayah Anka Hidroponik Hijab Hotel http://www.duahari.com Hukum dan Politik Indra Karyanto Instagram Internet Internet Marketing ITB Jagung Jajanan Jamu Jamur Tiram Jangkrik Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Jepang Kain dan Pakaian Kaleng Kalimantan Kamera Kapal Laut Karaoke Kartun Kecantikan Kecap Keju Kelautan Kelinci Kemasyarakatan Kendaraan Kerajinan Kereta Kertas Kiat dan Tip Kisah Hidup Koki Komputer dan Teknologi Kopi Koran Kuda Pustaka Kuliner Kumpulan Kurir LA Time Laptop Si Unyil Lidah Buaya Linkedin Liputan 6 Logam Lukisan Kayu Madu Mahasiswa Mainan Anak-Anak Makanan dan Minuman Malang Martabak Masyarakat dan Persoalannya Matras Melukis & Menggambar Metro TV Mineral Miniatur Minyak Atsiri Mitra Mobil Motor Musik Nana Mulyana Narapidana Net TV Ngatmin Biola Bambu Obat dan Kesehatan Olah Raga Ondel-Ondel Online Organik Organisasi Sosial Pameran Panama Papers Pantang Menyerah Papan Selancar Paper Quilling Pariwisata Peluang Usaha Pemulung Pencucian Pendidikan Penelitian Penemuan Penyanyi Penyiar Peralatan Perhiasan Perikanan Permainan Perpustakaan Pertanian dan Perkebunan Perumahan Peternakan Pinterest Plastik Proses Produksi Psikologi dan Mental Putu Gede Asnawa Dikta Puyuh Radio Rancangan Rendang Resep dan Masakan Restoran Robot Roti Salak Sambal Sampah Sandal Sapi Sayur Mayur Sejarah dan Peradaban Sekolah Semarang Seni Seni Pahat Sepatu Sepeda Sindo News Slamet Triamanto Spa Strikingly Suprapto Surabaya Surat Kabar Tahun Baru Tas Tattoo Techno Park Teh Tekhnologi Televisi Telur Terrarium Tukang Cukur Tumang Twitter Venta Agustri Vespa Wanita dan Keindahan Wawancara Wayang Website Wetz Shinoda What's Up Wine Wordpress Yoga Yogyakarta You Tube