Showing posts with label Resep dan Masakan. Show all posts
Showing posts with label Resep dan Masakan. Show all posts

Saturday, March 3, 2018

Ternyata Profesi Kerja Pak Dandung Santoso Sebagai Koki, Tak Sekedar Tukang Masak


Hasil kerjanya membuktikan bahwa kemampuan individu tak akan mampu berkembang tanpa dukungan suatu kelompok. Berjalan beriringan karena memiliki kemiripan. Yakni sama-sama bekerja di dunia masak-memasak. Dapur dalam konteks profesi lebih dipandang sebagai ranah profesional.

Pintar memasak saja kurang cukup, selain harus memiliki disiplin waktu. Di tempat Pak Dandung Santoso bekerjaa saat ini, Gets Hotel, seorang juru masak harus siap sedia menyertakan waktunya selama 1/2 hari penuh guna bergelut di dapur. Setelah selesai dengan hasil yang memuaskan, baru deh ia dapat bernafas lega.

Monday, December 25, 2017

Pak Aditya Kusuma dan Ibu Indah Adji, pemilik Benki Kitchen


Menyiapkan makanan yang sehat dan praktis untuk buah hati memang susah-susah gampang. Apalagi jika sang anak suka pilih-pilih makanan. Melihat fenomena tersebut, Indah dan Adit memutuskan untuk memulai bisnis usaha untuk anak yang mereka beri nama Benki Kitchen. Di tangan keduanya, bento dikemas dalam bentuk yang lucu hingga menarik bagi anak-anak.

Hayo, mbak Vina makan apa ini ??
Aduh pak, aku ini loh. Laper banget gituh loh. Ini punya costumer benki kitchen mbak.

Friday, August 25, 2017

Karena Sambal, Pak Yoyok Hery Wahyono memiliki Warung yang SELALU RAMAI


Bagaimanapun juga sebuah rumah makan, nyawanya itu dari rasa. Suatu konsepsi yang tidak bisa ditolak. Hampir 60% sampai 70% orang yang makan di suatu tempat dan mereka menikmati sekali makanan yang disajikan, karena RASAnya. Perihal keputusan yang juga dipengaruhi oleh penilaian berdasarkan jumlah angket konsumen.

Yoyok Heri Wahyono, nama lengkapnya, seakan telah memberikan ruang terobosan baru tentang bagaimana menggunakan modal seadanya. Idenya cukup sederhana dan itu semua muncul dari mekanisme kehidupan tradisional yang terbentuk di Yogyakarta. Saking ramenya ini temapt, disini Waroeng Spesial Sambal (SS) begitu rajin menyajikan pilihan menu baru dan motivasi pelayanan berbeda, agar produk makanan yang dijual menjadi dambaan pelanggan.

Wednesday, May 31, 2017

Sejarah Fruit Carving di Indonesia, bersama Pak Wetz Shinoda

Buah dan sayuran tidak hanya bisa dikonsumsi. Dengan sentuhan kreatif, buah dan sayur mayur dapat dijadikan hiasan untuk mempercantik hidangan ataupun meja makan. Seni mengukir buah dan sayur ini dinamakan Fruit Carving. Pak Wetz Shinoda adalah seorang pendiri IFC (Indonesian Fruit Carving). Lembaga pendidikan ini merupakan organisasi yang senantiasa menghasilkan seniman Fruit Carving yang handal dan profesional.

Seni pahat berbahan buah yang tentunya sehat dan segar. Aktivitas ini terkenal dengan sebutan, 'Fruit Carving.' Ragam bentuk bisa dikreasikan sesuai dengan daya imajinasi sang kreator. Penggunaan buah sebagai media seni, hingga kini sudah ada sejak 700 tahun lalu. Tepatnya di Sakoikoi, Thailand.

Fruit carving pertama kali ditemukan pada tahun 1364. Seorang seniman ulung bernama Nang Noppamart membuat dekorasi lampu perahu pada festival yang rutin dilakukan saat bulan pernama yang jatuh pada bulan Desember. Ia mengukir buah dan sayuran menjadi bunga hingga karya ukirannya terlihat seperti rangkaian bunga Lili yang sangat indah.

Saturday, December 31, 2016

Opor Ayam Pak Pangat, waktu bukanya hanya 4 JAM dalam sehari, karena LARIS MANIS

Apabila bertanya pada Mbah Google tentang salah satu kuliner Mendeso yang terbaik, pasti diantara beberapa review ada yang menyarankan untuk menyantap hidangan Opor Ayam Pak Pangat. Kenapa ?? Masak Opor Ayam di tungku jam 8 pagi, jam 12 sudah habis dipesan. Apalagi di hari libur, para pembeli wajib mengisi daftar list pemesanan pada 3 hari sebelumnya.
Opor Ayam Pak Pangat, waktu bukanya hanya 4 JAM dalam sehari,
karena LARIS MANIS


Saya cuman bisa bilang, “Anda perlu mencoba lontong opor yang sensasional ini.” Diracik dari pedoman bumbu yang mendeso atau masih tradisional banget. Menu favoritnya hanyalah sepiring lontong opor ayam, tapi anehnya tiap pembeli harus pesan dulu pada beberapa hari sebelumnya. Udah gitu, letaknya terdapat di sebuah desa terpencil.

Tepatnya di desa Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Banyak pelanggan sejak tahun 1997 menyebutnya Opor Ayam Pak Pangat. Sebelumnya Ibu Sutinah, 49, sempat selama 5 tahun mencoba berjualan Warteg (Warung Tegal) di Jakarta. Meski demikian, beliau harus pulang kampung dengan tangan hampa saat badai Krisis Moneter melanda Indonesia.

Saturday, November 19, 2016

L Foodies ditulis secara Matang oleh Pak Hidayah Anka, 34, untuk rakyat Bumi (Buku Manusia)

Pak Hidayah Anka, 34, adalah seorang koki yang telah memberikan bukti nyata akan perjalanan karirnya di dunia Internasional. Penyajian akan kelezatan masakannya telah diakui oleh 8 hotel dan semuanya berada di Luar Negeri. Olahannya sangat unik, kaya rasa dan terbentuk dari komponen ide yang sangat apik. Melalui tiap artikel yang ia tulis di L Foodies, pria yang sering dipanggil Mas Ogie benar-benar memahami tentang arti sebenarnya akan sebuah kelezatan dari suatu masakan. Suatu komitmen nyata yang pastinya mampu mendatangkan perhatian positif dari berbagai kalangan. Apalagi penyajian resep dan penjelasan terasa lengkap bersama penuturan yang ramah dan sangat santun.
Wah pasti enak ya! Apalagi, semua itu didukung oleh bakat yang telah terbukti secara nyata. Racikan bumbu yang digabungkan dengan segarnya sayur mayur dari umumnya hasil pengolahan pertanian dan perkebunan di dunia. Pastinya perilaku memasak telah mampu menghadirkan kondisi cerdas bagi seluruh kalangan rakyat Bumi (Buku Manusia).

Khasanah perjalanan pun ternyata sempat pula menelurkan berbagai kesempatan bagi para penduduknya. Tentu pilihan kita tidak pernah salah bila perlu kiranya kita sekali-kali mencoba berbagai menu terbaik dari koki berkebangsaan Indonesia yang bekerja di luar negeri. Kemauan yang keras bersama kesempatan yang terbuka membuat Pak Hidayah Anka, 34, tidak ingin menyia-nyiakan anugerah yang telah diberikan. Bahkan ia memulai segalanya dari modal seadanya.

Wednesday, November 9, 2016

8 Tahun Kerja! Rendang buatan Pak Amril Restumande, 47, Sudah berada di 4 (Empat) Benua

Berbekal resep yang pernah diberikan oleh orang tua sejak menempuh pendidikan di SMA. Pak Amril Restumande, 47, berani Rugi pada awalnya, bahkan pernah masakannya hangus dan harus membeli persediaan makanan dari restoran padang lainnya. Hingga 5 tahun kemudian, CV Rendang Padang Restu Mande memiliki agen penjualan sebanyak 200 reseller yang tersebar di seluruh nusantara dan mampu menjual secara retail di 3 benua pada 3 tahun berikutnya. Semua kesuksesan ini bisa terjadi karena kerjasamanya dengan kelompok Jemaah haji yang akan berangkat ke Mekkah. Awalnya sekedar kartu nama, kemudian proses terpenting adalah kualitas pengolahan dan kelezatan dari masakan rendang lah yang menentukan.
8 Tahun Kerja! Rendang buatan Pak Amril Restumande, 47,
Sudah berada di 6 (Enam) Benua
Hidangan ini terinspirasi dari kedatangan pedagang Gujarat di pantai barat Sumatera. Kala itu banyak orang India yang sempat menetap di daerah Minang pada abad ke 14. Secara tradisional daging yang digunakan adalah daging kerbau dan awalnya, rendang hanya dibungkus oleh lembaran daun pisang.

Lalu perkembangan akan bumbu dan rempah-rempah meminta perannya ditemani oleh irisan mentimun, rebusan daun singkong, serta rasa pedas yang memikat. Kata “merandang” pun muncul seketika dengan perlahan saat Isabella Bird di tahun 1883 mencatat, dedak rendang dibuat dari kacang bersama santan untuk dimasak hingga kering.

Friday, August 5, 2016

Anak Desa dari Bogor dan Pak Hidayah Anka mampu Sukses menjadi Chef, karena Integritas

Ada pepatah yang pernah mengatakan, "Kesempatan adalah Emas." Namun seringkali kita pun bingung tentang bagaimana cara terbaik untuk menerapkannya. Apalagi bercita-cita menjadi Chef handal untuk tingkat Internasional. Kesempatan posting-an kali ini, saya mengetengahkan artikel tentang anak Desa dari Bogor dan Pak Hidayah Anka, 34, telah berhasil mewujudkan impian setiap koki muda di Indonesia. Bagaimana perjalanannya? Silahkan anda simak lebih lanjut pada alamat berikut.
Anak Desa dari Bogor dan Pak Hidayah Anka mampu Sukses menjadi Chef,
karena Integritas
Anda menjadi seorang Chef dan Anda pantas dikatakan sebagai juru masak handal setelah membuat masakan sebanyak ribuan kali. Tentunya, perihal target tersebut memerlukan wadah yang memadai guna menggapai jumlah yang ditentukan.

Jadi, gimana dong? Bila seandainya seorang pelajar dari sebuah sekolah masak ingin mewujudkan cita-citanya. Tentu, aktivitas tersebut tidak hanya memerlukan kemauan dan kerja keras. Kesempatan yang ada juga merupakan faktor yang sangat penting. Oleh sebab itu, ada baiknya anda mengamati terlebih dahulu pada perjalanan karir Warga Negara Indonesia yang satu ini.

Monday, July 18, 2016

Sambal Ibu Kartika Memiliki Rasa Pedas Yang Mampu Menonjok Lidah Anda

Ibu Kartika hanya menawarkan satu jenis merek sambal dengan penjualan saat ini mencapai 1.000 hingga 2.000 botol per bulan. Dia membanderol sebotolnya dengan harga; Rp. 45.000 (Khusus untuk reseller ada harga khusus). "Biasanya, orang kantoran yang membeli sambal ini," terangnya.
Sambal Ibu Kartika Memiliki Rasa Pedas Yang Mampu Menonjok
Lidah Anda
Sambal tentu bukan makanan yang asing lagi bagi kita semua. Kuliner apapun akan selalu cocok untuk menjadi teman sejawat bagi bumbu yang satu ini. Rasa pedas yang ditimbulkan, benar-benar terbukti mampu menonjok lidah, bukan hanya menampar lagi.

Peluang inilah yang kiranya telah berhasil diwujudkan oleh Ibu Erna Kartike. Usaha yang dimulai di bulan Oktober 2015 menggunakan bahan ikan telang yang memang hanya dapat ditemukan di perairan laut Kalimantan. Semua resep diolah secara tradisional melalui dapur Ibu Kartika di Pondok Bambu, Jakarta bersama cabai rawit merah yang terkenal rasa pedasnya. Sebagai campuran, Ibu Kartike menambahkan gula, garam, dan bahan lainnya guna menciptakan sensasi yang pastinya dapat membakar lidah Anda.

Saturday, June 25, 2016

Pak Budiono Bin Sukim, Sosok Tukang Otak-Otak Keliling Yang Sukses Menjadi Koki Di London

Pak Budiono Bin Sukim, 43, adalah seorang pria yang telah malang melintang di Benua Eropa dan Timur Tengah. Terhitung dalam kurun waktu selama 16 tahun, ia dipercaya untuk bekerja sebagai koki di berbagai hotel bintang lima di Eropa dan Timur Tengah. Tentu kecintaannya terhadap dunai masak telah membuat dia berkembang sampai puncaknya.
Pak Budiono Bin Sukim, Sosok Tukang Otak-Otak Keliling Yang
Sukses Menjadi Koki Di London
Di jaman yang serba maju seperti sekarang ini, memasak bukanlah hal khusus untuk wanita saja. Begitu banyak pria telah mencoba untuk mencari peruntungan pada profesi tersebut. Tak disangka, mereka malah mampu mendulang sukses dan membuka peluang untuk pria-pria lain mengikuti jalur karirnya di bidang kuliner.

"Bergelut di dunia kuliner adalah tujuan utama karena selain tidak bisa menahan lapar, tetapi juga kepedulian yang sangat besar terhadap makanan," begitu kiranya papar Top Chief dari Indonesia untuk Kerajaan Inggris kepada Harian Suara (11/05/16).

Saturday, May 14, 2016

Kue Tiwul dari Ibu Lilik Sri Rahayu: Enak, praktis, sederhana, dan sangat laku

Jajanan yang sering dijadikan makanan pengganti nasi, memang sudah berjaya sejak awal Kemerdekaan. Jadi bukan tidak mungkin bila si empunya, Ibu Lilik Sri Rahayu merasakan khasiat selera dari konsumen dengan menggambarkan. "Saat ini kami baru bisa membuat sekita 100 kilogram tiwul instan per minggu dan produksi itu jauh di bawah permintaan pasar yang mencapai tiga hingga empat kali lipat."
Kue Tiwul dari Ibu Lilik Sri Rahuyu: Enak, praktis, sederhana, dan sangat laku
Demi mengoptimalkan potensi pangan dengan bahan baku lokal, bukan tidak mungkin bila usulan agar pangan tradisional perlu diwadahi adalah tindakan tepat. Ya, karena salahs atu pengusaha asal Jawa Tengah telah mengantarkan pembuktian tersebut ke hadapan kita.

Potensi makanan berbahan dasar Tiwul ternyata memiliki catatan yang sangat menjanjikan saat ini. Seorang produsen dari Wonosobo menyatakan dirinya merasa kewalahan, karena tingginya tingkat permintaan akan makanan yang terbuat dari singkong tersebut.

Friday, April 29, 2016

Tasia, 26, dan Gracia, 25, meraih juara Masak di "My Kitchen Rules": Terima kasih Ibu

Kakak beradik Tasia, 26, dan Gracia, 25, berusaha memulai segalanya dari membantu kegiatan Ibu mereka di dapur.   Tentu setiap orang perlu percaya akan suatu yang positif, terlebih bila hal tersebut berasal dari lingkungan terdekat. Memutuskan untuk pindah ke kota Darwin, Australia, mereka berdua memberanikan diri untuk mengawali langkah kreatif yang ada guna ikut serta pada kontes memasak di televisi "My Kitchen Rules" pada bulan April 2016.
Tasia, 26, dan Gracia, 25, meraih juara Masak di "My Kitchen
Rules": Terima kasih Ibu
Berawal dari keinginan memberikan sesuatu yang lebih natural pada tempatnya yang masih terasa asing. Kakak beradik Tasia, 26, dan Gracia, 25, berusaha memulai segalanya dari membantu kegiatan Ibu mereka di dapur.

Tentu setiap orang perlu percaya akan suatu yang positif, terlebih bila hal tersebut berasal dari lingkungan terdekat. Memutuskan untuk pindah ke kota Darwin NT, Australia, mereka berdua memberanikan diri untuk mengawali langkah kreatif yang ada guna ikut serta pada kontes memasak di televisi "My Kitchen Rules" pada bulan April 2016.

Friday, July 8, 2011

Cara membuat Pizza rasa Singkong


Singkong merupakan tanaman ‘rakyat’ yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Dahulu makanan ini terkenal dengan makanan kelas menengah bawah, yang hanya dikonsumsi oleh masyarakat desa.

Namun saat ini image itu tidak berlaku. Seiring berkembangnya jaman singkong kini tidak lagi dipandang sebelah mata. Karena telah banyak hadir makanan dengan olahan singkong yang berubah menjadi makanan modern.

Monday, July 4, 2011

Bakso Mercon, Ada kejutan di setiap Gigitannya

Anda penggemar bakso? Jika iya, sayang kalau melewatkan menu bakso yang satu ini. Bakso mercon begitu namanya. Berawal dari kenangan khusus Inge, pemilik menu bakso mercon ini.


Dengan olahan bakso mercon ini untuk pertama kalinya ia doyan makan daging sapi. “Saya sebenarnya ingin makan daging sapi tetapi tidak doyan kalau saya hanya di makan begitu saja lalu saya bikin bakso dan ternyata enak,” urainya.

Satu mangkok bakso mercon terdiri lengkap dari 4 bakso, antara lain 2 bakso isi daging, 1 bakso mercon, 1 bakso isi telur dan pangsit isi tahu. Yang gunik dari bakso mercon ini, daging sapinya dimasak balado daging pedas, sehingga ada citarasa yang lain menggigit saat dikunyah.

Label

Agama Air Minum Alat Musik Alumunium Angklung Artis Asmara Automotif Bahan Bakar Bali Bambu Bandung Bank Bank Sampah Barang Bekas Batam Batik Becak Beras Besakih Biola Blogspot Boneka Buah-buahan Budaya dan Tradisi Buka Lapak Buku Bunga Burger Burung Cafe Charlie Tjendapati CNBC Cobek Dandung Santoso Daur Ulang Desa Desain Dodol E-mail Eceng Gondok Edie Juandie Ekonomi dan Perdagangan Es Krim Facebook Flipboard Flora dan Fauna Fruit Carving Furnitur Gadget Gamelan Garam Gerai Gerobak Gitar Google Plus Gula Hari Raya Harian Merdeka Haryadi Chou Hewan Hiburan dan Wisata Hidayah Anka Hidroponik Hijab Hotel http://www.duahari.com Hukum dan Politik Indra Karyanto Instagram Internet Internet Marketing ITB Jagung Jajanan Jamu Jamur Tiram Jangkrik Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Jepang Kain dan Pakaian Kaleng Kalimantan Kamera Kapal Laut Karaoke Kartun Kecantikan Kecap Keju Kelautan Kelinci Kemasyarakatan Kendaraan Kerajinan Kereta Kertas Kiat dan Tip Kisah Hidup Koki Komputer dan Teknologi Kopi Koran Kuda Pustaka Kuliner Kumpulan Kurir LA Time Laptop Si Unyil Lidah Buaya Linkedin Liputan 6 Logam Lukisan Kayu Madu Mahasiswa Mainan Anak-Anak Makanan dan Minuman Malang Martabak Masyarakat dan Persoalannya Matras Melukis & Menggambar Metro TV Mineral Miniatur Minyak Atsiri Mitra Mobil Motor Musik Nana Mulyana Narapidana Net TV Ngatmin Biola Bambu Obat dan Kesehatan Olah Raga Ondel-Ondel Online Organik Organisasi Sosial Pameran Panama Papers Pantang Menyerah Papan Selancar Paper Quilling Pariwisata Peluang Usaha Pemulung Pencucian Pendidikan Penelitian Penemuan Penyanyi Penyiar Peralatan Perhiasan Perikanan Permainan Perpustakaan Pertanian dan Perkebunan Perumahan Peternakan Pinterest Plastik Proses Produksi Psikologi dan Mental Putu Gede Asnawa Dikta Puyuh Radio Rancangan Rendang Resep dan Masakan Restoran Robot Roti Salak Sambal Sampah Sandal Sapi Sayur Mayur Sejarah dan Peradaban Sekolah Semarang Seni Seni Pahat Sepatu Sepeda Sindo News Slamet Triamanto Spa Strikingly Suprapto Surabaya Surat Kabar Tahun Baru Tas Tattoo Techno Park Teh Tekhnologi Televisi Telur Terrarium Tukang Cukur Tumang Twitter Venta Agustri Vespa Wanita dan Keindahan Wawancara Wayang Website Wetz Shinoda What's Up Wine Wordpress Yoga Yogyakarta You Tube