Ibu Sunani, 44, sudah biasa hidup jauh dari orang tua kandung sejak usia yang masih sangat belia. Mereka mengirim beliau ke tempat tinggal adiknya di Pontianak. Saat itu umurnya masih berusia 5 tahun. Riang selalu keadaannya, dimana berbagai saudaranya dari ragam daerah juga ikut ngumpul pada 1 rumah indah masa kecilnya.
Tumbuh di lingkungan yang selalu positif membuat I Sun, panggilan kesehariannya, enggan untuk bermasal-malasan. Ia berkembang dengan sangat baik, terlebih saat aktivitas keseharian tantenya sebagai penjual kue mengajaknya untuk rajin membantu. Disitu, ia sudah mulai belajar banyak tentang bagaimana membuat kue, mengolah, mendesain, serta cara mendistribusikan suatu produk. Tidak terlupa akan sisi tanggung jawab dan ketekunan yang juga diemban.
