Sunday, July 17, 2016

Pak Fajri Mulya Iresha Mengubah Wajah Sampah Menjadi Solusi Positif Bagi Masyarakat

Terbukti saat ini, kapasitas penampungan Bank Sampah Zero Waste Indonesia milik Pak Fajri Mulya Iresha berjalan baik melalui sistem penjemputan dan tabungan sampah. Omzetnya mencapai Rp. 100 juta sampai dengan Rp. 200 juta per bulan. Kendati demikian, Fajri mengaku tidak ingin menyebut bank sampahnya ini sebagai bisnis, melainkan kewirausahaan sosial.
Pak Fajri Mulya Iresha Mengubah Wajah Sampah Menjadi Solusi Positif
Bagi Masyarakat
Tidak selamanya bekerja sebagai pemulung akan membuat seseorang menjadi malu. Pekerjaan yang sangat jorok dan gampang sekali minumulkan suatu penyakit. kata orang sih gituh! Tapi tidak ada salahnya bila kotoran tersebut dapat dirubah menjadi solusi positif.

Adalah Pak Fajri Mulya, salah satu putra Indonesia yang mampu merubah sesuatu yang kuran gbaik, menjadi jauh lebih berguna. Mahasiwa Universitas Indonesia untuk Fakultas Teknik Sipil telah berhasil mengolah sampah organik untuk dijual ke perusahaan yang membutuhkan.

Ia berhasil membina lebih dari 25 bank sampah, 500 hingga 750 sukarelawan, 30 kepala keluarga dan 3.000 nasabah yang tersebar di 200 titik sekitar wilayah Depok. Tugas mereka memproses, mengumpulkan, serta menjual sampah organik, sambil menyelamatkan lingkungan lewat Bank Sampah yang berdiri pada tahun 2014, Zero Waste Indonesia.

Kenyataan hasil yang luar biasa apabila sampah organik maupun non organic dapat dikelola dengan baik.
Pak Fajri Mulya Iresha Mengubah Wajah Sampah Menjadi Solusi Positif
Bagi Masyarakat
 Kenyataan hasil yang luar biasa apabila sampah organik maupun non organic dapat dikelola dengan baik.

Awalnya adalah Tugas Kuliah.

Mulanya, "Proyek untuk tugas, dan saya tidak sendiri tapi dibantu oleh 11 karyawan orang kawan di kampus dari tugas kuliah," terangnya kepada Harian Kontan (12/11/2015). Ia bersama rekan-rekannya terjun ke masyarakat sekitar untuk nantinya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat di tahun 2013.

Beberapa bulan setelah tugas kuliah selesai, ia mengikuti perlombaan untuk tingkat mahasiswa yang diselenggarakan oleh ITB (Institut Tekhnologi Bandung). Ternyata di kejuaraan tersebut, dia mampu meraih juara pertama pada program ITB Entrepreneur Challenge, serta berhak membawa hadiah sebesar Rp. 10 juta.

Lantas kemudian, uang tersebut tidak digunakan untuk berfoya-foya. Menyewa tempat di Kukusan Teknik (Kutek), Depok, Jawa Barat untuk kemudian digunakan sebagai area pengumpulan sampah. Selang setahun tepatnya di tahun 2014, Bank Sampah yang diidam-idamkan terbentuk dengan nama Zero Waste Indonesia.

Terbukti saat ini, kapasitas penampungan sampah miliknya berjalan baik melalui sistem penjemputan dan tabungan sampah. Omzetnya mencapai Rp. 100 juta sampai dengan RP. 200 juta perbulan. Kendati demikian, Fajri mengaku tidak ingin menyebut bank sampahnya ini sebagai bisnis, melainkan kewirausahaan sosial.
 
Hanya dalam waktu 1 tahun saja! Pak Fajri Mulya Iresha berhasil meraih penghargaan dari Danamon Social Entrepreneur Awards (DSEA) 2015 bersama 4 pemenang lainnya.
Pak Fajri Mulya Iresha Mengubah Wajah Sampah Menjadi Solusi Positif
Bagi Masyarakat
Hanya dalam waktu 1 tahun saja! Pak Fajri Mulya Iresha berhasil meraih penghargaan dari Danamon Social Entrepreneur Awards (DSEA) 2015 bersama 4 pemenang lainnya.

Sampah dan Candi Borobudur.

"Candi Borobudur dibatnya puluhan tahun, tapi di Depok dengan tumpukan sampahnya bisa membuat Candi Borobudur cukup 1 minggu," ujarnya saat menjadi narasumber di Gebyar Community Conference (21/12/2015). Sampah seperti plastik, kardus, kertas, besi, dan aluminium ternyata memiliki nilai ekonomid an bisa dijual. Sebuah perusahaan daur ulang plastik di Tangerang menjadi salah satu rekanan bisnis bank sampahnya.

Dalam hal tenaga kerja, ia pun tidak milih-milih. Selain pemulung, banyak juga pemuda pengangguran, karyawan yang memiliki penyakit kulit, dan bahkan, mantan narkoba. Tapi lucunya, Pak Fajri mengaku masih sering kena tipu. Entah jenis sampah plastik tidak seperti yang dipesan karena rigid (keras), maupun batu dan beton untuk memperberat kondisi karung saat ditimbang.



No comments:

Post a Comment

Waktu begitu cepat berlalu mengiring langkah dalam cerita. Terbayang selalu tatapanmu dalam lingkaran pemikiran positif ku. Para pembaca blog Warga Desa (https://warga-desa-worlds.blogspot.com) adalah teman yang terindah. Saya ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada teman-teman yang telah memberikan komentar.

Label

Agama Air Minum Alat Musik Alumunium Angklung Artis Asmara Automotif Bahan Bakar Bali Bambu Bandung Bank Bank Sampah Barang Bekas Batam Batik Becak Beras Besakih Biola Blogspot Boneka Buah-buahan Budaya dan Tradisi Buka Lapak Buku Bunga Burger Burung Cafe Charlie Tjendapati CNBC Cobek Dandung Santoso Daur Ulang Desa Desain Dodol E-mail Eceng Gondok Edie Juandie Ekonomi dan Perdagangan Es Krim Facebook Flipboard Flora dan Fauna Fruit Carving Furnitur Gadget Gamelan Garam Gerai Gerobak Gitar Google Plus Gula Hari Raya Harian Merdeka Haryadi Chou Hewan Hiburan dan Wisata Hidayah Anka Hidroponik Hijab Hotel http://www.duahari.com Hukum dan Politik Indra Karyanto Instagram Internet Internet Marketing ITB Jagung Jajanan Jamu Jamur Tiram Jangkrik Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Jepang Kain dan Pakaian Kaleng Kalimantan Kamera Kapal Laut Karaoke Kartun Kecantikan Kecap Keju Kelautan Kelinci Kemasyarakatan Kendaraan Kerajinan Kereta Kertas Kiat dan Tip Kisah Hidup Koki Komputer dan Teknologi Kopi Koran Kuda Pustaka Kuliner Kumpulan Kurir LA Time Laptop Si Unyil Lidah Buaya Linkedin Liputan 6 Logam Lukisan Kayu Madu Mahasiswa Mainan Anak-Anak Makanan dan Minuman Malang Martabak Masyarakat dan Persoalannya Matras Melukis & Menggambar Metro TV Mineral Miniatur Minyak Atsiri Mitra Mobil Motor Musik Nana Mulyana Narapidana Net TV Ngatmin Biola Bambu Obat dan Kesehatan Olah Raga Ondel-Ondel Online Organik Organisasi Sosial Pameran Panama Papers Pantang Menyerah Papan Selancar Paper Quilling Pariwisata Peluang Usaha Pemulung Pencucian Pendidikan Penelitian Penemuan Penyanyi Penyiar Peralatan Perhiasan Perikanan Permainan Perpustakaan Pertanian dan Perkebunan Perumahan Peternakan Pinterest Plastik Proses Produksi Psikologi dan Mental Putu Gede Asnawa Dikta Puyuh Radio Rancangan Rendang Resep dan Masakan Restoran Robot Roti Salak Sambal Sampah Sandal Sapi Sayur Mayur Sejarah dan Peradaban Sekolah Semarang Seni Seni Pahat Sepatu Sepeda Sindo News Slamet Triamanto Spa Strikingly Suprapto Surabaya Surat Kabar Tahun Baru Tas Tattoo Techno Park Teh Tekhnologi Televisi Telur Terrarium Tukang Cukur Tumang Twitter Venta Agustri Vespa Wanita dan Keindahan Wawancara Wayang Website Wetz Shinoda What's Up Wine Wordpress Yoga Yogyakarta You Tube