Saturday, August 5, 2017

Gula Tare, Permen Manis dari Indonesia bagian Timur


Ada yang manis-manis dari Maluku nih. Dijamin enak dan penuh manfaat bagi tubuh. Ya, permen tradisional Gula Tare sudah bisa dikatakan langka dan tergerus oleh permen buatan pabrik moderen. Sempat populer di kalangan masyarakat setempat pada era tahun 70'an hingga 90'an.

Permen gula sejenis ini juga bisa ditemukan di Minahasa dengan nama yang mirip, di pulau Jawa dan beberapa tempat lainnya. Perbedaan bentuk kemasan menjadi sesuatu yang sangat unik bagi Gula Tare asal Ternate, yakni dikemas dalam buluh bambu. Di Minahasa, Gula Tare sudah dibungkus plastik.

Gula Tare yang berarti gula berbentuk lurus adalah gula tebu yang dikaramelkan alias dikentalkan secara tradisional. Gula ini asli buatan masyarakat Ternate loh. Cara pemerasan gula tare masih sangat tradisional. Menggunakan batang pohon kelapa dan batang pohon tebu yang berasal dari kebun masyarakat setempat.

Cara pemerasan gula tebu menggunakan batang pohon kelapa. Masukan batang tebu yang telah dipotong sebesar 30 cm, lalu bahan tebu digiling dengan batang pohon kelapa. Kemudian terbentuklah cairan gula yang lezat. Lanjut, saring air tebunya agar serat-serat tebu terbuang. Baru deh setelah itu kita masak di atas tungku api pembakaran sampai mendidih. Biasanya sih memasak gula ter ini memakan waktu hingga 1 jam saja. Keren khan. . . . .

Gula Tare, Permen Manis dari Indonesia bagian Timur
Banyak kalangan masyarakat di Pulau Jawa pada tahun 70'an sanat mengidamkan permen jenis ini. Otomatis dong bila mereka yang telah berusia tua suka banget dengan olahan permen kegemaran anak-anak jaman dahulu.

Proses Selanjutnya.

Penyebutan gula tare yang berarti gula lurus berasal dari bentuk yang dihasilkan dari cetakan gula yang terbuat dari bambu. Bambu-bambu ini sebelumnya telah dibersihkan. Jadi jangan khawatir untuk dikonsumsi, karena gula tare aman untuk dimakan. Biasanya sebagai pemanis teh ataupun sebagai bahan pembuat halua kenari.

Sambil menunggu masak, wadah permen yang juga terbuat dari bambu dipersiapkan. Bambu ini sudah dikeringkan, bukan dengan dijemur di sinar matahari, tapi di atas tungku api. Pengeringan ini dilakukan agar lapisan menghasilkan wadah yang kuat dan tidak bocor saat dituangkan cairan tebu panas.

Enggak terlupa perlunya varian rasa saat cokelat dimasukan ke dalam buluh bambu. Biasanya Halua Kenari atau kacang kenari dipergunakan sebagai pelengkap rasa. Daerah asalnya adalah Maluku, sebuah kepulauan di Timur Indonesia. Jangan salah loh, selain terkenal akan kelezatan rasanya, kacang kenari memiliki kandungan kaya akan gizi. Sebagai kandungan omega dan alpha linolenic acid, merupakan antioksidan atau anti racun yang sangat baik. Bagi tubuh senyawa omega juga sangat baik untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan otak.

Eh, Warga Desa (World's) mau juga bagi-bagi rahasia nih. Agar kacang kenari tidak melempem dan terus renyah saat dilakukan penyimpanan dalam toples. Kacang kenari harus dipanggang di oven terlebih dahulu.

Gula Tare, Permen Manis dari Indonesia bagian Timur
Bentuk karamelnya sangat serupa dengan cokelat. Tapi pemanis permen yang berasal dari Indonesia bagian Timur ini bukan terbuat dari pohon cokelat. Itu dia keunikannya.

Saatnya Mengaduk.

Siapkan gula tare yang sudah matang dan potong agar mudah cair saat dipanaskan untuk kedua kalinya. Aduk gula dengan minyak dan biarkan gula mengental dan berkaramel. Aduk terus agar enggak gosong. Lalu taburkan kacang kenari diatasnya.

Pastikan gula tare yang berkaramel melumuri setiap kacang kenarinya. Baru deh kita masukan cairan tebu yang telah dicampur kacang kenari ke dalam mulut bambu. Pengerjaan harus cepat agar gula tidak cepat mengeras. Cukup diamkan selama 15 menit setelah tiap bambu telah berisi.

Lantas tidak terlupa mulut bambu diikat agar cokelatnya tidak keluar dan kemasan selalu terlihat rapi. Pada era tahun 70'an, sepotong Gula Tare dihargai Rp. 5. Sekarang, cukup membayar sebesar 40 ribu rupiah, 1 toples gula tare lezat bisa kalian nikmati dan anda bisa mengkonsumsinya saat ini juga dengan pembelian secara online.











Sumber Penulisan:
http://www.indoglobalnews.id/2016/09/warga-ternate-membuat-gula-tare-dari.html
http://gamalamanews.com/2016/09/21/gula-tare-permen-tradisional-ternate-yang-nyaris-punah/
http://nasional.indopos.co.id/read/2016/09/21/43570/Usaha-Gula-Tare-Terancam-Kepunahan
http://mepnews.id/2017/01/06/gula-tare-si-manis-dari-maluku-utara/ http://desamerdeka.id/yayasan-ambonesia-fondation-kembali-promosi-produk-unggulan-maluku/
https://www.facebook.com/MyTran5/posts/490847451026100
https://www.facebook.com/MALUKUSATUDAR4H/photos/pcb.10153991856618562/10153991855863562/?type=3
https://www.deliknews.com/2016/09/19/pemkot-ternate-didesak-perhatikan-produk-khas-gula-tare/
https://tv.detik.com/embed/2014/b11c2v http://iswadisual.blogspot.co.id/2013/02/magula.html
http://wiwiedichsan.blogspot.co.id/2016/11/gula-tare-si-permenternate-yang-nyaris.html

No comments:

Post a Comment

Waktu begitu cepat berlalu mengiring langkah dalam cerita. Terbayang selalu tatapanmu dalam lingkaran pemikiran positif ku. Para pembaca blog Warga Desa (https://warga-desa-worlds.blogspot.com) adalah teman yang terindah. Saya ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada teman-teman yang telah memberikan komentar.

Label

Agama Air Minum Alat Musik Alumunium Angklung Artis Asmara Automotif Bahan Bakar Bali Bambu Bandung Bank Bank Sampah Barang Bekas Batam Batik Becak Beras Besakih Biola Blogspot Boneka Buah-buahan Budaya dan Tradisi Buka Lapak Buku Bunga Burger Burung Cafe Charlie Tjendapati CNBC Cobek Dandung Santoso Daur Ulang Desa Desain Dodol E-mail Eceng Gondok Edie Juandie Ekonomi dan Perdagangan Es Krim Facebook Flipboard Flora dan Fauna Fruit Carving Furnitur Gadget Gamelan Garam Gerai Gerobak Gitar Google Plus Gula Hari Raya Harian Merdeka Haryadi Chou Hewan Hiburan dan Wisata Hidayah Anka Hidroponik Hijab Hotel http://www.duahari.com Hukum dan Politik Indra Karyanto Instagram Internet Internet Marketing ITB Jagung Jajanan Jamu Jamur Tiram Jangkrik Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Jepang Kain dan Pakaian Kaleng Kalimantan Kamera Kapal Laut Karaoke Kartun Kecantikan Kecap Keju Kelautan Kelinci Kemasyarakatan Kendaraan Kerajinan Kereta Kertas Kiat dan Tip Kisah Hidup Koki Komputer dan Teknologi Kopi Koran Kuda Pustaka Kuliner Kumpulan Kurir LA Time Laptop Si Unyil Lidah Buaya Linkedin Liputan 6 Logam Lukisan Kayu Madu Mahasiswa Mainan Anak-Anak Makanan dan Minuman Malang Martabak Masyarakat dan Persoalannya Matras Melukis & Menggambar Metro TV Mineral Miniatur Minyak Atsiri Mitra Mobil Motor Musik Nana Mulyana Narapidana Net TV Ngatmin Biola Bambu Obat dan Kesehatan Olah Raga Ondel-Ondel Online Organik Organisasi Sosial Pameran Panama Papers Pantang Menyerah Papan Selancar Paper Quilling Pariwisata Peluang Usaha Pemulung Pencucian Pendidikan Penelitian Penemuan Penyanyi Penyiar Peralatan Perhiasan Perikanan Permainan Perpustakaan Pertanian dan Perkebunan Perumahan Peternakan Pinterest Plastik Proses Produksi Psikologi dan Mental Putu Gede Asnawa Dikta Puyuh Radio Rancangan Rendang Resep dan Masakan Restoran Robot Roti Salak Sambal Sampah Sandal Sapi Sayur Mayur Sejarah dan Peradaban Sekolah Semarang Seni Seni Pahat Sepatu Sepeda Sindo News Slamet Triamanto Spa Strikingly Suprapto Surabaya Surat Kabar Tahun Baru Tas Tattoo Techno Park Teh Tekhnologi Televisi Telur Terrarium Tukang Cukur Tumang Twitter Venta Agustri Vespa Wanita dan Keindahan Wawancara Wayang Website Wetz Shinoda What's Up Wine Wordpress Yoga Yogyakarta You Tube