Thursday, February 9, 2017

Ibu Hanifa Ambadar bekerja untuk seluruh kalangan Wanita di Planet Bumi (Buku Manusia)

Pernah hidup dan sekolah di Amerika Serikat selama hampir lebih dari 1 dasawarsa. Juga kota-kota besar lainnya seperti Perth dan Singapura. Ibu Hanifa Ambadar, 36, berusaha memberikan yang terbaik kepada seluruh wanita di Planet Bumi (Buku Manusia) melalui berbagai Daily Website yang telah ia kreasikan.

Hobi blogging, oke juga loh. Syukur-syukur bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Buktinya dari rajin membaca dan menulis di internet, terutama informasi tentang masalah-masalah sosial, Ibu Hanifa Ambadar, 37, bisa seperti sekarang.

Punya banyak teman, sahabat, kolega, memiliki banyak ide yang bisa dituangkan pada pembicaran, maupun penulisan. Belum lagi tenaga kerjanya yang terus bertambah, karena pertambahan jumlah kerjasama kerja. Kebiasaan yang senantiasa ia kerjakan sejak masih sekolah di Jakarta hingga menempuh jurusan Business Marketing di Southern Illinois University Carbondale Illinois pada tahun 1999.

Tuesday, February 7, 2017

Gitar bernuansa Batik dibuat oleh Pak I Wayan Tuges, 59, setelah belajar selama 2 Tahun kurang

Pak I Wayan Tuges, 59, mengaku dapat ide memadukan seni batik dan gitar berasal dari gurunya, yakni seorang seniman berkebangsaan Kanada dan Amerika Serikat. Pada tahun 2005 dia mulai belajar dan Pada tahun 2007, kreasinya telah di ekspor ke Australia, Kanada, Amerika, dan Negara-negara Eropa.

Keyakinan untuk meraih cita-cita yang diinginkan oleh banyak seniman Indonesia di tingkat internasional memang telah dimiliki sejak belia oleh Pak I Wayan Tuges, 59. Aslinya ia terlahir sebagai pemahat dan bakatnya tersebut telah nampak sejak ia masih berusia sangat belia, yakni umur 5 TAHUN.

Lantas saat ia menginjak pendidikan di Sekolah Dasar, tepatnya kelas 2, si anak desa sudah mampu menjual hasil karyanya ke pasar terdekat. Apa itu ?? “Di desa kami, dulu terkenal dengan burung garuda. Kelas 2 SD saya sudah bisa buat patung garuda dan langsung, itu sudah bisa dipasarin. Dan memang dari siapa saya belajar, dari ayah dan kakek,” jawabnya.

Sunday, February 5, 2017

Ve Travel Trans, Jasa SEWA MOTOR yang Paling Aman dan Murah di Yogyakarta

Berbagai Kelebihan yang akan anda dapatkan dari jasa rental sepeda motor Ve Travel Trans (https://vetraveltrans.blogspot.co.id). Melalui layanan mereka, Anda dapat menjangkau berbagai daerah yang jarang atau tidak bisa dilalui oleh kendaraan umum maupun daerah yang tidak bisa di lewati oleh kendaraan roda empat. Sehingga waktu liburan yang terbatas di Yogyakarta dapat Anda gunakan semaksimal mungkin.
Ve Travel Trans, Jasa SEWA MOTOR yang Paling Aman dan Murah
di Yogyakarta
Halo sobat, mau menikmati liburan, tugas kerja, atau sekedar menghabiskan waktu ketika berada di Yogyakarta. Silahkan anda menggunakan Jasa Penyewaan Motor “Ve Travel Trans.” Sebuah perusahaan yang berdiri, “Baru juga .sekitar 6 bulan,” ujar pemiliknya, Ibu Iin Kersen Art kepada saya Clenoro Suharto di Facebook (Rabu, 26/01/2017).

Yg penting melakukan peluang usaha dengan langkah kecil saja,” tambahnya. Harga penyewaan yang dikenakan murah banget loh, hanya Rp. 60 ribu per 24 jam. Cocok sekali tarif tersebut dengan kantong anak muda. Bahkan, anda tidak perlu datang ke kantor untuk mendaftarkan nama anda. Cukup calling melalui Handphone, WA, BBM, serta SMS, anda akan dijemput langsung dengan motor sewaan di stasiun, terminal, hotel, dan Bandar udara.

Friday, February 3, 2017

Apa sih Rahasianya ?? Sepatu karya Ibu Nikma Basyar. Cukup 1 Tahun Kerja untuk bisa Ekspor

Memulai bisnis dengan modal seadanya, yakni Rp 500 ribu ketika membangun brand sepatu yang berasal dari namanya sendiri, Nikma Basyar. Kok bisa yah ?? Usaha home industry yang terletak di Desa Terik, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo makin tumbuh berkembang pesat sejak tahun 2014. Padahal semua itu berasal dari angan-angan untuk mempunyai sepatu yang sesuai dan bagus.
Apa sih Rahasianya ?? Sepatu karya Ibu Nikma Basyar bisa Ekspor, setelah
1 Tahun Kerja
Sekitar 12, 5 kilometer ke arah barat kota Sidoarjo, Jawa Timur, tepatnya di Desa Terik, Kecamatan Krian terdapat sebuah usaha pembuatan berbagai barang yang berhubungan dengan fashion. Dari tempat industri rumahan inilah Ibu Nikma Basyar, 36, membuat kerajinan sepatu yang memiliki kualitas ekspor.

Alasannya berbisnis sepatu handmade, karena pada awalnya ia mengalami kesulitan saat kepingin punya sepatu yang sesuai keinginan. Penyebab utamanya, yakni ukuran kakinya yang kecil, dibawah 34. Udah coba cari-cari ke banyak tempat, enggak ketemu juga. Adapun toko langganan, dia harus memesannya terlebih dahulu akan size tersebut. Udah gitu, model sepatu yang dihasilkan kerap kurang sesuai selera.

Monday, January 30, 2017

Hasil Kerajinan Desa Bobung, Yogyakarta telah tersebar ke Seluruh Benua setelah 40 tahun

Desa wisata Bobung berada di desa Putat, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta. Desa wisata ini merupakan sentral pengrajin batik kayu. Desa wisata Bobung memiliki berbagai potensi wisata minat khusus yang menarik. Mulai dari wisata kerajinan batik kayu, wisata alam, wisata budaya, hingga wisata kuliner.
Hasil Kerajinan Desa Bobung, Yogyakarta telah tersebar ke Seluruh
Benua setelah 40 tahun
Produksi topeng kayu sudah ada di desa ini sejak tahun 1960’an. Berawal dari warga dusun Bobung, Yogyakarta yang lebih mengandalkan sektor perkebunan dan pertanian sebagai mata pencaharian pokok. Sebelum dikenal sebagai desa pengrajin batik kayu.

Setelah masa panen tiba, warga dusun Bobung menggelar upacara sukuran dengan tari topeng berlatar panji. Jenis topeng yang dipakai sebagai perangkat utama tarian adalah topeng klasik yang dibuat sendiri oleh penarinya. Akhirnya hingga saat ini, topeng kayu Bobung semakin dikenal dan mendunia. Tari topeng panji pun senantiasa dipentaskan sebagai pertunjukan guna menyambut tiap tamu yang datang ke desa wisata Bobung.

Saturday, January 28, 2017

Kesan elok dan jelita akan Batik dari Ibu Sjully Darsono

Pada tiap rancangannya, Ibu Sjully Darsono senantiasa menggunakan bahan prima yang bisa dirancang secara unik. Selayak gaya para konsumennya yang berasal dari berbagai wilayah di Planet Bumi (Buku Manusia).
Kesan elok dan jelita akan Batik dari Ibu Sjully Darsono
Boleh kita berbangga dong, saat badan dunia PBB mengakui batik sebagai warisan budaya asli milik Negara Indonesia.  Sejak dahulu kala, Nenek Moyang bangsa Indonesia menyatakan batik bukan hanya sekedar pakaian atau busana, tapi juga sebagai simbol identitas bangsa.

Itulah mengapa UNESCO secara resmi menetapkan Batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia pada 2 Oktober 2009. Salah satu orang yang bergerak di bidang ini dan telah menunjukan konsistensi serta perhatiannya akan pelestarian batik Indonesia adalah Ibu Sjully Darsono. Beliau selalu mendukung gerakan untuk memperkenalkan batik hingga pentas dunia.

Thursday, January 26, 2017

Made Ngurah Bagiana, 59, si Anak Desa yang bisa Sukses karena jualan Burger

Anda benar Kawan !! Seorang pengusaha sukses adalah sosok yang sangat perduli dengan kelangsungan hidup orang banyak. From Zero to Hero. Itulah kesimpulan cerita dari seluruh perjalanan usaha Edam Burger bersama Pak Made Ngurah Bagiana, 59.
Made Ngurah Bagiana, 59, si Anak Desa yang bisa Sukses karena
jualan Burger
Urbansasi sebagai tantangan dan peluang untuk berkembang. Perpindahan penduduk dari desa ke kota, atau urbanisasi, telah terjadi sejak tahun 1980’an. Seiring dengan pemerataan pembangunan dalam era pemerintahan Pak Soeharto, jumlah penduduk perkotaan pun meningkat drastis.

Proses global yang setiap tahunnya mengalami pertumbuhan, hal ini berimbas pada meningkatnya luas perkotaan. Berdasarkan data Bank Dunia, laju urbanisasi di Indonesia tergolong yang tercepat. Selama periode 2000 sampai dengan 2010, terjadi peningkatan luas perkotaan lebih dari 1.100 kilometer persegi. Adapun pada tahun 2025, diperkirakan 68 persen penduduk Indonesia akan hidup di perkotaan, terutama di kawasan yang berpotensi mengalami pertumbuhan ekonomi tinggi.

Tuesday, January 24, 2017

Pengabdian telah Menolong Ibu Diah Meidiantie saat mengembangkan Usaha Hidroponik nya

Bagi anda yang tinggal di perkotaan, saya kira kisah Ibu Diah Meidiantie dapat dijadikan inspirasi. Bermodalkan sepetak tanah, ruang yang sempit tersebut dapat dirubahnya menjadi lahan yang produktif berkat pola tanam Hidroponik. Yah, kira-kira tahun 2008 dia memulai dan tahun 2010, dia sudah bisa menuai hasil.
Pengabdian telah Menolong Ibu Diah Meidiantie saat mengembangkan
Usaha Hidroponik nya
Bagi anda yang tinggal di kota besar dan sulit sekali mendapatkan lahan yang cukup luas untuk menanam. Seringkali muncul pertanyaan di benak kita, apakah memungkinkan ?? Petakan tanah atau beberapa lahan sempit dapat dijadikan media penanaman untuk berbagai macam tanaman.

Rasa-rasanya pengen juga gitu yah !! Punya tanaman yang hijau-hijau, segar, dan kalau kita butuh bisa tinggal dipetik. Nah, melalui tangan seorang wanita yang tinggal di Bekasi, Jawa Barat, ruang yang sempit mampu menjadi lahan produktif setelah pada tahun 2008 ia mencoba berkebun dengan cara hidroponik.

Sunday, January 22, 2017

Dedi Cahyadi Mengkreasikan KORAN BEKAS Menjadi Patung Pak Tani

Di tangan Pak Dedi Cahyadi, seorang warga kota Bandung, kertas Koran bekas dan sampah mampu disulapnya menjadi barang yang bernilai tinggi. Tak tanggung-tanggung, peminatnya pun menyasar hingga turis asing dan berbagai wilayah kota di Indonesia. Padahal Bank Sampah Wargi Manglayang baru berdiri pada bulan Mei 2016.
Dedi Cahyadi Mengkreasikan KORAN BEKAS Menjadi Patung Pak Tani
Waktu tidak pernah habis untuk diisi dengan pembicaraan. Beliau, selain sosok yang sangat baik untuk diajak bicara. Karya-karyanya pun terlihat begitu dinamis untuk dapat ditelaah lebih lanjut oleh berbagai lapisan masyarakat. Unik dan nyaman untuk dihadirkan pada setiap langkah kita.

Pak Dedi Cahyadi, seorang pegawai bank yang mampu mengubah orientasi nilai akan Kertas Koran Bekas. Tangannya begitu terampil menyulap mantan sampah tersebut menjadi aneka kerajinan, seperti Patung Pak Tani, miniatur becak, lampu hias, hingga aneka pernak-pernik kerajinan yang terbuat dari Sampah Plastik.

Friday, January 20, 2017

Planet Surf Telah Tersebar di 31 Kota, Bersama 58 Gerainya

Planet surf memiliki komitmen untuk selalu meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan dengan berbagai inovasi berkelanjutan dan pelayanan yang terintegrasi. Sehingga pengunjung mendapatkan pengalaman berbelanja yang menyenangkan dan nyaman. Berbagai apparel olahraga selancar bermerek Amerika dan Australia, seperti Lipcel, Oakley, Spaider Bold, Insight, Carlf, Volkom, Ray-ban, dan Just Imatic.
Planet Surf Telah Tersebar di 31 Kota, Bersama 58 Gerainya
Tercatat sejak tahun 1996 hingga saat ini, planet surf sudah memiliki 58 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia. Keberhasilan ini mampu tergapai berkat inovasi yang tiada henti dan peran serta komitmen kerja yang profesional dari seluruh rekan usaha, serta selalu mengutamakan pelayanan yang terbaik bagi para pengunjung.

Enggak mudah loh, menjalankan suatu management kerja bersama yang tugasnya melayani kesehatan masyarakat. Semuanya harus selalu siap untuk terlihat rapi dan manis. Belum lagi mereka pun harus mampu memberikan jaminan 100% atau garansi yang memadai. Terlebih saat sang konsumen mendapatkan kekurangan akan produk yang telah dibeli. Mungkin juga, dari situlah cikal bakal akan kata, “Konsumen adalah RAJA.”

Label

Agama Air Minum Alat Musik Alumunium Angklung Artis Asmara Automotif Bahan Bakar Bali Bambu Bandung Bank Bank Sampah Barang Bekas Batam Batik Becak Beras Besakih Biola Blogspot Boneka Buah-buahan Budaya dan Tradisi Buka Lapak Buku Bunga Burger Burung Cafe Charlie Tjendapati CNBC Cobek Dandung Santoso Daur Ulang Desa Desain Dodol E-mail Eceng Gondok Edie Juandie Ekonomi dan Perdagangan Es Krim Facebook Flipboard Flora dan Fauna Fruit Carving Furnitur Gadget Gamelan Garam Gerai Gerobak Gitar Google Plus Gula Hari Raya Harian Merdeka Haryadi Chou Hewan Hiburan dan Wisata Hidayah Anka Hidroponik Hijab Hotel http://www.duahari.com Hukum dan Politik Indra Karyanto Instagram Internet Internet Marketing ITB Jagung Jajanan Jamu Jamur Tiram Jangkrik Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Jepang Kain dan Pakaian Kaleng Kalimantan Kamera Kapal Laut Karaoke Kartun Kecantikan Kecap Keju Kelautan Kelinci Kemasyarakatan Kendaraan Kerajinan Kereta Kertas Kiat dan Tip Kisah Hidup Koki Komputer dan Teknologi Kopi Koran Kuda Pustaka Kuliner Kumpulan Kurir LA Time Laptop Si Unyil Lidah Buaya Linkedin Liputan 6 Logam Lukisan Kayu Madu Mahasiswa Mainan Anak-Anak Makanan dan Minuman Malang Martabak Masyarakat dan Persoalannya Matras Melukis & Menggambar Metro TV Mineral Miniatur Minyak Atsiri Mitra Mobil Motor Musik Nana Mulyana Narapidana Net TV Ngatmin Biola Bambu Obat dan Kesehatan Olah Raga Ondel-Ondel Online Organik Organisasi Sosial Pameran Panama Papers Pantang Menyerah Papan Selancar Paper Quilling Pariwisata Peluang Usaha Pemulung Pencucian Pendidikan Penelitian Penemuan Penyanyi Penyiar Peralatan Perhiasan Perikanan Permainan Perpustakaan Pertanian dan Perkebunan Perumahan Peternakan Pinterest Plastik Proses Produksi Psikologi dan Mental Putu Gede Asnawa Dikta Puyuh Radio Rancangan Rendang Resep dan Masakan Restoran Robot Roti Salak Sambal Sampah Sandal Sapi Sayur Mayur Sejarah dan Peradaban Sekolah Semarang Seni Seni Pahat Sepatu Sepeda Sindo News Slamet Triamanto Spa Strikingly Suprapto Surabaya Surat Kabar Tahun Baru Tas Tattoo Techno Park Teh Tekhnologi Televisi Telur Terrarium Tukang Cukur Tumang Twitter Venta Agustri Vespa Wanita dan Keindahan Wawancara Wayang Website Wetz Shinoda What's Up Wine Wordpress Yoga Yogyakarta You Tube