Sunday, December 31, 2017

Catur, Pengrajin Gitar berbahan Kaleng Bekas


Halo Mas Catur, lagi ngapain nih.
Ini lagi nyoba-nyoba gitar.
Gitarnya unik banget Mas. Dari apa ini ?
Itu dari kaleng biskuit. Kalau itu ? Ini sumber suaranya dari tempat makan kucing, terus ditutup pakai tutup tong sampah.

Tempat makan kucing dan tutup tong sampah.
Nah para pemirsa, mau tahu informasi lebih jauh tentang gitar unik ini. Ikuti terus, hanya di Berani beda.

Wiwin Trisma Yuliani, pengusaha cangkir terbang


Mengoleksi pernak pernik lucu untuk dipajang di rumah sudah menjadi hobi kaum hawa. Peluang itu pun dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Wiwin Trisma Yuliani. Melalui Flastine Craft, Ibu dari 3 anak ini menyulap cangkir teh biasa menjadi cangkir terbang yang tidak hanya cantik, tapi juga unik.

Bukan sulap, bukan sihir. Cangkirnya bisa terbang.
Wah ini wah banget. Aku tuh takjub melihat kreasi cangkir terbang ini. Jarang banget bisa lihat kerajinan yang unik seperti ini. Hasil kreasi mbak Win yah.

Rochmania Sukmawati, Pengusaha Kaligrafi Scrapbook


Selain unik, kreasi kaligrafi ini juga dibuat dari bahan yang tidak biasa. Tak heran saat bulan Ramadhan pengusahanya pun bisa kebanjiran omset hingga 2x lipat. Ikuti kisahnya di berani beda.

Rochmania Sukmawati, Pengusaha Kaligrafi Scrapbook, “Ini jadi dulu saya ketika 2 tahun lalu, saya pengen punya kaligrafi untuk rumah saya sendiri. Setelah dicari-cari ternyata enggak ada yang sesuai dengan tema rumah saya. Terus saya punya kertas-kertas scrapbook dan saya coba bikin ternyata memang cocok dan setelah itu saya upload, banyak teman-teman yang suka. Seperti itu.”

Lius Kasdianto, Owner Fruchips. Keripik berbahan Buah


Cewek suka ngemil, tapi enggak mau gemuk. Nah. Solusinya ini. . . .
Rasa: Snakefruit, Jackfruit, Banana, Pineapple, Apple, Roejak.

Indonesia kaya akan berbagai sumber daya alam termasuk buah dan sayuran. Sumber daya itupun bisa dimanfaatkan untuk berbagai macam produk, salah satunya adalah ini, keripik buah. Dibuat oleh salah seorang pengusaha muda Indonesia. Keripik buah ini mampu merambah pasar internasional dan mendulang untung yang berlimpah. Simak kisah lengkapnya, hanya di berani beda.

Dewi Kocu, seniman Paper Cutter Artist bermerek Cutteristic

Halo mbak Vina
Eh Mbak Dewi
Lagi lihat-lihat yah.
Enggak ini. Keren-keren banget loh, karya cutteristic-nya
Saya tuh sangat tertarik sama karya-karya yang dibuat sama cutteristic sendiri.

Bisa diceritain enggak sih, awal mulanya karakteristik sendiri itu bagaimana ??
Dewi Kocu, Paper Cutter Artist, Founder Cutteristic, “Jadi waktu itu masih kerja di kantoran juga. Terus habis itu, saya melihat di majalah fashion. Di dalam itu ada sebuah kata-kata yang sederhana. Yang bisa saya lihat, ini kayaknya lucu banget kalau misalnya saya bikin. Terus saya coba pelajarin gimana cara buatnya, bahan apa yang dibutuhkan, lalu desain seperti apa yang harus saya punya untuk membuat paper cutting seperti ini. Lalu habis itu saya google, cari-cari gambar yang kira-kira cocok, lalu ambil kertas bekas yang waktu itu ada di kantor. Kalau di kantor kan pasti banyak kertas-kertas bekas yang enggak kepakai. Lalu saya pakai dari situ, mulai saya print, terus saya pakai gunting kecil untuk paper cutting pertama saya. Tetapi kemudian, ada bagian-bagian yang enggak bisa dipakai sama gunting, akhirnya saya selesaikan pakai cutter. Dan sejak itu, karya kedua dan seterusnya pakai cutter semua. Mangkanya namanya “Cutteristic.”

Sanjaya Arifin, Pengrajin Mainan berbahan Kardus


Mainan anak berbahan plastik mungkin sudah biasa. Tapi kalau mainan anak berbahan kardus seperti ini, nah anda pasti belum banyak yang tahu. Ternyata berkat kertas dan kreatifitas, kardus bekas bisa disulap menjadi mainan anak seharga ratusan ribu rupiah. Simak kelanjutan kisahnya hanya di berani beda.

Sanjaya Arifin, Pengrajin Mainan Kardus, “Saya bikin usaha ini secara enggak langsung di tahun 2015, September tepatnya pas anak saya ulang tahun, waktu itu saya masih kerja. Jadi saat kerja, pas malemnya ada kardus-kardus bekas di kantor saya kumpulin. Sampai akhirnya saya bikin 1 rumh kardus. Saya posting, waktu itu saya pakai facebook yah.”

Cici Sri Sulastri, Pengusaha Limbah Kerang beromset Rp. 50 juta per bulan


Terlihat seperti bunga. Tapi siapa sangka, produk ini ternyata terbuat dari limbah kerang. Ditangan Cici Sri Sulastri, limbah kerang seperti ini ternyata mampu disulap menjadi berbagai produk yang berniai ekonomis tinggi dan menjelajah pasar internasional. Simak kisahnya hanya di berani beda.

Cici Sri Sulastri, Pengusaha Limbah Kerang, “Saya mulai bisnis ini tahun 2009. Awalnya saya lihat limbah cangkang kulit kerang ini berserakan di tepi pantai, khususnya di kepulauan seribu dan saat itu, tidak dimanfaatkan. Nah dari situ saya ada inisiatif kok kayaknya nih kalau dibuat kerajinan bagus juga. Akhirnya saya coba-coba dan ternyata sudah diminati dan sudah produksi banyak. Ternyata setelah saya lihat lagi, limbah kulit kerang ini ternyata lebih banyak di daratan daripada di tepi pantai. Nah dari situ saya pikir ini kalau misalnya saya terusin usaha tidak kesulitan bahan baku, karena memang melimpah.”

Almedya Nayara Alzier, pengusaha cilik mainan slime


Berkat kreatifitasnya Almedya Nayara Alzier sukses menjadi pengusaha cilik mainan slime dengan omset puluhan juta per bulan. Berbekal uang 50 ribu rupiah pemberian sang bunda, slime buatan bocah berusia 10 tahun itu laris manis di pasaran.

Sekarang kita sedang main slime, buatan Naya nih. Naya bisa diceritain nggak sih, dulu awal mula bikin slime ini seperti apa ?
Almedya Nayara Alzier, pengusaha slime, “Jadi awal mulanya aku ketemu kakak kelas aku yang bawa slime ke sekolah. Habis itu aku bilang, kak itu apa ?? Karena waktu itu aku belum tahu. Habis itu, kata kakak kelas saya itu slime. Terus pas pulang sekolah aku lihat-lihat di You Tube gimana sih cara bikin slime. Pas pulang sekolah, baru deh aku nonton di YouTube.”

Monday, December 25, 2017

Kisah Inspratif Sri Mulyono, Seniman Ukir Buah asal Boyolali


Semenjak awal pembicaraan warga desa dengan salah satu seniman ukir buah, Sri Mulyono, sudah terlihat bila pria satu ini pecinta seni. Ia sering memasang karya-karyanya menjadi foto profil. Bentuknya kokoh, magnificent, dan cenderung unik. Sesuai dengan pemahaman ilmu seni yang pernah ia dapat.

Memperhatikan lebih lanjut pada galeri foto di Facebook (15/12/2017), semakin jelaslah bahwa ia bukan cuma seorang 'Carvinger Lover.' Tapi juga memiliki kemampuan yang sangat berbakat dalam bidang seni rupa. Ratusan karyanya sudah ia posting dan ratusan like dikantongi tiap kali upload foto dilepas pada media sosial.

Pak Aditya Kusuma dan Ibu Indah Adji, pemilik Benki Kitchen


Menyiapkan makanan yang sehat dan praktis untuk buah hati memang susah-susah gampang. Apalagi jika sang anak suka pilih-pilih makanan. Melihat fenomena tersebut, Indah dan Adit memutuskan untuk memulai bisnis usaha untuk anak yang mereka beri nama Benki Kitchen. Di tangan keduanya, bento dikemas dalam bentuk yang lucu hingga menarik bagi anak-anak.

Hayo, mbak Vina makan apa ini ??
Aduh pak, aku ini loh. Laper banget gituh loh. Ini punya costumer benki kitchen mbak.

Label

Agama Air Minum Alat Musik Alumunium Angklung Artis Asmara Automotif Bahan Bakar Bali Bambu Bandung Bank Bank Sampah Barang Bekas Batam Batik Becak Beras Besakih Biola Blogspot Boneka Buah-buahan Budaya dan Tradisi Buka Lapak Buku Bunga Burger Burung Cafe Charlie Tjendapati CNBC Cobek Dandung Santoso Daur Ulang Desa Desain Dodol E-mail Eceng Gondok Edie Juandie Ekonomi dan Perdagangan Es Krim Facebook Flipboard Flora dan Fauna Fruit Carving Furnitur Gadget Gamelan Garam Gerai Gerobak Gitar Google Plus Gula Hari Raya Harian Merdeka Haryadi Chou Hewan Hiburan dan Wisata Hidayah Anka Hidroponik Hijab Hotel http://www.duahari.com Hukum dan Politik Indra Karyanto Instagram Internet Internet Marketing ITB Jagung Jajanan Jamu Jamur Tiram Jangkrik Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Jepang Kain dan Pakaian Kaleng Kalimantan Kamera Kapal Laut Karaoke Kartun Kecantikan Kecap Keju Kelautan Kelinci Kemasyarakatan Kendaraan Kerajinan Kereta Kertas Kiat dan Tip Kisah Hidup Koki Komputer dan Teknologi Kopi Koran Kuda Pustaka Kuliner Kumpulan Kurir LA Time Laptop Si Unyil Lidah Buaya Linkedin Liputan 6 Logam Lukisan Kayu Madu Mahasiswa Mainan Anak-Anak Makanan dan Minuman Malang Martabak Masyarakat dan Persoalannya Matras Melukis & Menggambar Metro TV Mineral Miniatur Minyak Atsiri Mitra Mobil Motor Musik Nana Mulyana Narapidana Net TV Ngatmin Biola Bambu Obat dan Kesehatan Olah Raga Ondel-Ondel Online Organik Organisasi Sosial Pameran Panama Papers Pantang Menyerah Papan Selancar Paper Quilling Pariwisata Peluang Usaha Pemulung Pencucian Pendidikan Penelitian Penemuan Penyanyi Penyiar Peralatan Perhiasan Perikanan Permainan Perpustakaan Pertanian dan Perkebunan Perumahan Peternakan Pinterest Plastik Proses Produksi Psikologi dan Mental Putu Gede Asnawa Dikta Puyuh Radio Rancangan Rendang Resep dan Masakan Restoran Robot Roti Salak Sambal Sampah Sandal Sapi Sayur Mayur Sejarah dan Peradaban Sekolah Semarang Seni Seni Pahat Sepatu Sepeda Sindo News Slamet Triamanto Spa Strikingly Suprapto Surabaya Surat Kabar Tahun Baru Tas Tattoo Techno Park Teh Tekhnologi Televisi Telur Terrarium Tukang Cukur Tumang Twitter Venta Agustri Vespa Wanita dan Keindahan Wawancara Wayang Website Wetz Shinoda What's Up Wine Wordpress Yoga Yogyakarta You Tube