Tuesday, May 31, 2016

OzZa-IcHa Souvenir Mengolah Botol Plastik Menjadi Miniatur Ondel-Ondel Yang Indah

Berbagai ukuran tersaji. Adapun harganya bisa dikatakan murah, yaitu Rp. 35.000 s/d Rp. 50.000. Anda bisa memperhatikan secara lebih seksama semua hasil karya Ozza dan Icha pada alamat blog: http://ozza-icha.blogspot.co.id. Atau langsung saja datang ke OzZa-IcHa Souvenir, 53EA4A1E / 083806447745, di Jln. Dato Tonggara, Kramat Jati, Jakarta Timur.
OzZa-IcHa Souvenir Mengolah Botol Plastik Menjadi Miniatur Ondel-Ondel
Yang Indah

Limbah botol plastik. Apa yang terlintas di pikiran kita saat mendengarnya?

Barang yang satu itu, kalau tidak dijadikan tempat es batu untuk sekedar disimpan di lemari pendingin tentu dibuang, karena dianggap tidak berguna lagi.



Padahal, melalui sentuhan kreativitas, botol plastik bisa menjelma menjadi produk bernilai seni yang tinggi. Ozza dan Icha telah membuktikannya.

Monday, May 30, 2016

Dusun Ngelepen, Kini Menjadi Desa Tahan Gempa Terbaik Bersama Teletubbiesnya

Dusun Ngelepen, Kini Menjadi Desa Tahan Gempa Terbaik Bersama
Teletubbiesnya
Banyak dari kita pasti tahu tentang mengapa suasana nyaman dapat begitu hangatnya ditemukan ketika menonton film kartun. Tiap detik adegannya seringkali mampu membuat mulut para penonton untuk tertawa dan bahkan tak jarang, mereka acapkali menggambarkannya secara terpingkal-pingkal.

Mungkinkah sang pembuat film sengaja memasukkan berbagai unsur yang ada secara tersirat. Atau metode pembuatannya memang memberikan sedikit cuplikan tentang nilai-nilai unik dari perilaku kehidupan. Maksudnya apa tuh????

Sunday, May 29, 2016

Pak Irfansyah Hanya 8 Bulan Telah Berhasil Mengembangkan Rp.700 Ribu Menjadi Puluhan Juta

Melalui pangsa pasar yang tidak hanya dikonsentrasikan untuk kaum hawa, Pak Irfansyah secara berani memulai usahanya dengan menggunakan uang sejumlah Rp. 700.000 guna mengembangkan bisnis perhiasan.
Pak Irfansyah Hanya 8 Bulan Telah Berhasil Mengembangkan Rp.700 Ribu
Menjadi Puluhan Juta
Berkat pengetahuan, kreasi, dan ketekunan, Irfansyah mampu meraih omzet puluhan juta setiap bulannya. Pria kelahiran Jakarta merintis usahanya pada bulan September 2015. Wow! Hanya dalam waktu 8 bulan.

Dia mengakui perihal langkah awalnya kepada Liputan6.com, "Di bulan September itu saya mulai. Dari orang tua basic-nya saya disuruh berjalan sendiri. Orang tua punya produksi udah dijalanin."

Cahyo Adhi Wibowo Menawarkan Balik Modal Untuk 1 Tahun Kepada Mitra Melalui Churros Delicio

Untuk jalinan kemitraan, Pak Cahyo Adhi Wibowo sebagai owner menawarkan  paket investasi, yaitu tipe Mini Both seharga Rp. 35 Juta dan tipe Mini Island seharga Rp. 50 Juta. Tempo waktu kontrak adalah 5 (lima) tahun. Setelah kerjasama berakhir, mitra dipersilahkan untuk membeli bahan baku ke pusat dan tidak dikenakan biaya royalti.
Etos kerja adalah perihal nilai yang mesti dipegang teguh. Semakin banyak pengalaman, semakin terlihat sejauh mana kemampuan diri sendiri. Sudut pandang juga bertambah luas. Try things earlier, take risks earlier and take another great caption earlier.

Melalui prinsip tersebut, seorang pengusaha muda yang bernama Cahyo Adhi Wibowo menjadi tak terlalu gagap ketika harus menambah haluan porsi bisnisnya. Sebut saja; Hulala Ice Cream, La Pizza, Roti John, dan berbagai macam hidangan kuliner yang telah ia kembangkan sejak tahun 2008.

Saturday, May 28, 2016

Wawan Memiliki Omset Rp. 60 Juta/Bulan dari Ekspor Wayang

Wawan menekuni usaha ini sejak tahun 1987. Diakuinya, menjadi pengrajin memerlukan proses panjang dan harus mampu bertahan dari berbagai macam halangan dan rintangan. Dia menyebutkan, faktor pasar wajib diperhatikan meski ada faktor lain yang juga tidak boleh diremehkan, seperti bahan baku dan modal. Pasar menjadi faktor utama untuk memutar modal dan keuntungan agar bisa dikalkulasi.
Wawan Memiliki Omset Rp. 60 Juta/Bulan dari Ekspor Wayang
Menghasilkan suatu karya wayang merupakan hal yang cukup sulit. Selain membutuhkan ketrampilan dalam membuat. Untuk pendesainan si empu juga harus memahami filosofi dari setiap gagasan penulisan suatu wayang.

Sebagai bagian dari industri kreatif yang berbasis local cultural heritage pada era tahun 1980-an, wayang pernah memiliki track record ekspor yang memadai. Kini, Negara-negara tertentu seperti Brunei Darussalam, Malaysia, Korea Selatan, Amerika Serikat, Jepang, Prancis, dan Belanda mulai kembali mengagumi wayang sebagai seni dekoratif.

Pak Tukimin Darmowiyono Dan Isteri, Ibu Samijen Adalah Penemu ES TELER

Namanya "Es Teler," yang mana minuman jenis ini ditemukan oleh sepasang kekasih dari Sukoharjo, Jawa Tengah. Pak Tukiman Darmowiyono dan isterinya, Ibu Samijen Darmowiyono mengawali penemuannya ketika mereka berniat menjalani perantauan ke Jakarta pada tahun 1967.
Pak Tukimin Darmowiyono Dan Isteri, Ibu Samijen Adalah
Penemu ES TELER
Kita boleh berbangga hati untuk catatan sejarah kali ini. Mengapa? Minuman yang seringkali dikonotasikan untuk pemabuk bagi setiap lembaran kuping. Namun 100% adalah minuman yang menyegarkan. Ternyata berasal dari Indonesia.

Namanya "Es Teler," yang mana minuman jenis ini ditemukan oleh sepasang kekasih dari Sukoharjo, Jawa Tengah. Pak Tukiman Darmowiyono dan isterinya, Ibu Samijen Darmowiyono mengawali penemuannya ketika mereka berniat menjalani perantauan ke Jakarta pada tahun 1967.

Friday, May 27, 2016

Ibu Noviarti Muhidir Menerima Rp. 20 Juta Per Bulan Karena Kaleng Bekas

Jiwa yang akrab dengan detail tanpa basa basi, cerdas, lincah, tetapi jenaka. Ketegasan Bu Noviarti Muhidir itulah yang mampu menghadirkan berbagai senyuman untuk para pembaca. Tentu perihal tersebut memerlukan sedikit keahlian yang mumpuni dan wanita yang pernah menjadi anggota dari Tim Basket DKI Jakarta pada era 1990-an sangat mencintai seni lukis.
Ibu Noviarti Muhidir Menerima Rp. 20 Juta Per Bulan Karena
Kaleng Bekas
Barang nonorganik umumnya hanya terbuang menjadi sampah dan dilupakan. Namun dengan berbagai ide kreatif, sampah yang menumpuk bisa disulap menjadi barang yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Ember bekas, misalnya, dapat dikemas menjadi sebuah lampu yang sangat indah melalui sedikit tambahan warna pada posturnya. Kemudian, kaleng krupuk pun sanggup untuk dipertontonkan di ruang tamu bila coraknya suadah bisa dikatakan pantas.

Varo Waterless Car Care: Jasa Cuci Mobil Tanpa air Yang Telah Tersebar Di 4 Propinsi

Empat sekawan: Elihu Nugraha, Manday, Steven, dan Brian telah berhasil mewujudkan mimpi mereka dengan sekejap melalui jasa usaha pencucian mobil berjenis waterless. Berdiri sejak September 2014, Varo Waterless Car Care membuka peluang kemitraaan pada 6 bulan berikutnya.
Varo Waterless Car Care: Jasa Cuci Mobil Tanpa air Yang Telah
Tersebar Di 4 Propinsi
Mengingat makin meningkatnya jumlah kendaraan bermotor, hal tersebut ternyata mampu mendatangkan peluang besar bagi para pelaku usaha cuci mobil dan motor. Pastinya para pelaku usaha pun harus semakin gencar melakukan inovasi layanan.

Sekedar membersihkan untuk menghilangkan kotoran dan debu di kendaraan pribadi, bukan lagi perkara yang aneh. Tentunya kegiatan tersebut memerlukan air untuk memulai pencucian. Jadi, bagaimana bila pencucian mobil tanpa air? Unik kan.

Bermodal Tanaman Kangkung, Pak Charlie Tjendapati Raih Omset Rp. 97,2 Juta

Pak Charlie menganggap bisnis yang ia geluti sekarang sangat menjanjikan. Dia pun kerap diundang untuk berbagai penyuluhan di berbagai tempat seputaran Jawa Barat untuk sekedar sharing dan bertukar pengalaman.

Nilai jual yang tidak terlalu mahal di pasaran hanya Rp. 1.000 s/d Rp. 2.000 per ikat. Namun mampu meraih keuntungan sebesar Rp. 97,2 juta per bulannya. Selamat Pagi, Kawan! Kata Charlie Tjendapati.

Lingkungan lahan yang sejuk dan asri di wilayah Bandung, Jawa Barat tak membuat dia dapat berdiam diri menikmati apa yang telah terjadi. Perihal tumbuhan ini membuat dirinya terpikir untuk membangun sebuah tempat pengelolaan perkebunan berjenis Hidroponik.

Wednesday, May 25, 2016

Bayu Indrawan Bermodalkan Lembaran Kertas, Dia Bisa Untung Rp. 20 Juta Per Bulan

Berawal dari kegiatan iseng untuk fotografi dan crafting setelah harus merelakan kehilangan pekerjaan dari sebuah Rumah Produki di tahun 2013. Bayu Indrawan bersama kakaknya, Indri Rusmayanti memulai segalanya dari titik nol dengan menawarkan hasil produknya berupa Scrapbook ke Media Sosial. “Awalnya kakak iseng upload (kreasi scrapbook) yang saya buat. Kakak kan hobi foto, cuma enggak pernah dicetak, terus saya cetak, saya hias, kata dia (kakak) bagus,” Bayu menceritakan langkah awal mereka pada Merdeka.com.

Tak pernah terlintas sebelumnya, jika kertas bekas mampu menghasilkan sesuatu yang kreatif guna menjadi sumber penghasilan. Adalah Bayu Indrawan, memanfaatkan benda-benda tak terpakai menjadi aneka desain yang menarik.

Berawal dari kegiatan iseng untuk fotografi dan crafting setelah harus merelakan kehilangan pekerjaan dari sebuah Rumah Produki di tahun 2013. Bayu bersama kakaknya, Indri Rusmayanti memulai segalanya dari titik nol dengan menawarkan hasil produknya berupa Scrapbook ke Media Sosial. “Awalnya kakak iseng upload (kreasi scrapbook) yang saya buat. Kakak kan hobi foto, cuma enggak pernah dicetak, terus saya cetak, saya hias, kata dia (kakak) bagus,” Bayu menceritakan langkah awal mereka pada Merdeka.com.

Label

Agama Air Minum Alat Musik Alumunium Angklung Artis Asmara Automotif Bahan Bakar Bali Bambu Bandung Bank Bank Sampah Barang Bekas Batam Batik Becak Beras Besakih Biola Blogspot Boneka Buah-buahan Budaya dan Tradisi Buka Lapak Buku Bunga Burger Burung Cafe Charlie Tjendapati CNBC Cobek Dandung Santoso Daur Ulang Desa Desain Dodol E-mail Eceng Gondok Edie Juandie Ekonomi dan Perdagangan Es Krim Facebook Flipboard Flora dan Fauna Fruit Carving Furnitur Gadget Gamelan Garam Gerai Gerobak Gitar Google Plus Gula Hari Raya Harian Merdeka Haryadi Chou Hewan Hiburan dan Wisata Hidayah Anka Hidroponik Hijab Hotel http://www.duahari.com Hukum dan Politik Indra Karyanto Instagram Internet Internet Marketing ITB Jagung Jajanan Jamu Jamur Tiram Jangkrik Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Jepang Kain dan Pakaian Kaleng Kalimantan Kamera Kapal Laut Karaoke Kartun Kecantikan Kecap Keju Kelautan Kelinci Kemasyarakatan Kendaraan Kerajinan Kereta Kertas Kiat dan Tip Kisah Hidup Koki Komputer dan Teknologi Kopi Koran Kuda Pustaka Kuliner Kumpulan Kurir LA Time Laptop Si Unyil Lidah Buaya Linkedin Liputan 6 Logam Lukisan Kayu Madu Mahasiswa Mainan Anak-Anak Makanan dan Minuman Malang Martabak Masyarakat dan Persoalannya Matras Melukis & Menggambar Metro TV Mineral Miniatur Minyak Atsiri Mitra Mobil Motor Musik Nana Mulyana Narapidana Net TV Ngatmin Biola Bambu Obat dan Kesehatan Olah Raga Ondel-Ondel Online Organik Organisasi Sosial Pameran Panama Papers Pantang Menyerah Papan Selancar Paper Quilling Pariwisata Peluang Usaha Pemulung Pencucian Pendidikan Penelitian Penemuan Penyanyi Penyiar Peralatan Perhiasan Perikanan Permainan Perpustakaan Pertanian dan Perkebunan Perumahan Peternakan Pinterest Plastik Proses Produksi Psikologi dan Mental Putu Gede Asnawa Dikta Puyuh Radio Rancangan Rendang Resep dan Masakan Restoran Robot Roti Salak Sambal Sampah Sandal Sapi Sayur Mayur Sejarah dan Peradaban Sekolah Semarang Seni Seni Pahat Sepatu Sepeda Sindo News Slamet Triamanto Spa Strikingly Suprapto Surabaya Surat Kabar Tahun Baru Tas Tattoo Techno Park Teh Tekhnologi Televisi Telur Terrarium Tukang Cukur Tumang Twitter Venta Agustri Vespa Wanita dan Keindahan Wawancara Wayang Website Wetz Shinoda What's Up Wine Wordpress Yoga Yogyakarta You Tube