Pages

Tuesday, June 20, 2017

Ibu Lita Jonathans memberikan Harapan Baru untuk Kita Semua

Ibu Lita Jonathans memiliki talenta yang tinggi terhadap seni mengukir pada suatu bahan yang bisa sangat rapuh. Dia menggunakan cangkang atau kulit telur untuk menampilkan karya luar biasa berupa decorative eggshells. Kira-kira semua ini dimulai pada tahun 1990. Serta tidak hanya itu. . . . .aneka macam pernak-pernik hiasan, embroidery, glass painting, tenun ikat atau waving, lukisan dan banyak lagi juga diajarkan pada sekolah yang ia dirikan dengan nama Lalita Art & Craft.

Walau tak pernah mempelajarinya secara akademis, bakat alami tetap menjadi modal utamanya. Kemampuan seninya ia peroleh dari hasil belajar secara otodidak berdasarkan penjabaran sejumlah buku, serta konsisten menjaga komunikasi dengan berbagai rekan di tiap perkumpulan seni.

Hasilnya diimplementasikannya dalam suatu karya seni yang ternyata sangat indah dan mengagumkan. Visinya hanya ingin orang lain bisa meraih kesejahteraan yang sesuai berkat hasil jerih payah usaha kerajinannya. Salah satu andalannya decorative eggshells (cangkang telur hias), selain: tenun ikat atau waving, lukisan, aneka macam pernak pernik hiasan, embroidery, dan glass painting.

Saturday, June 10, 2017

Terima Kasih Pak Ridwan Alimuddin Atas Kesediaannya Membangun Perahu Pustaka

Halo para pembaca Warga Desa (World's). 3 buah perahu pustaka diluncukan guan mencerdaskan berbagai lapisan masyarakat di Indonesia. Sang pemrakarsa menamakannya: Perahu Pustaka I Pattingaloang, Perahu Pustaka II Membacaku, dan Perahu Pustaka II Colliq Pujie. Perahu yang dibuat oleh Pak Ridwan ALimuddin bersama rekan-rekan Twitter nya telah berlayar mengarungi pulau-pulau kecil di sepanjang Sulawesi sejak bulan Agustus 2015.

Dialah sosok humanis yang bernama Pak Muhammad Ridwan Alimuddin. Biasa ia bersama perahunya berlayar ke pulau-pulau kecil di Sulawesi. Membawa ribuan buku untuk menyiarkan kecintaan akan membaca bagi anak-anak. Jumlahnya sekitar 3 ribu sampai 5 ribu buku.

Kapal layar pustaka Pattingalloang, yakni perahu jenis 'baqgo' yang biasa ditemukan di wilayah Sulawesi Barat. Tiap pulau didatanginya, dari pulau Samalona di sebelah barat hingga merambat ke pulau Sagori di Sulawesi bagian Timur. Terang Pak Ridwan kepada saya, Clenoro Suharto di Facebook (10/06/2017), "Kita jelajahi kwasan selat Makassar dan pesisir pulau Sulawesi. Baru mencakup 3 propinsi: SulBar, SulSel, dan SulTra."